Soal Reshuffle, Fadli Zon Minta Jokowi Dengarkan Aspirasi Publik
Jum'at, 08 Januari 2016 - 15:39 WIB
Soal Reshuffle, Fadli Zon Minta Jokowi Dengarkan Aspirasi Publik
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengarkan suara rakyat apabila ingin melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja jilid II.
Fadli mengaku mendengar secara langsung keluhan masyarakat yang sampai saat ini merasa kesulitan, khususnya menyangkut masalah ekonomi.
Menurut dia, kinerja pemerintah masih sangat jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat.
"Dari suara-suara masyarakat kita tahu kehidupan di masyarakat makin sulit. Harga-harga tinggi. Lapangan kerja sulit. Pertumbuhan rendah jadi kalau kita lihat kinerja pemerintah di mata masyarakat tidak terlalu bagus. Itu yang kami dengar langsung," tutur Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1/2016).
Kendati demikian, Fadli menyerahkan keputusan reshuffle kepada Jokowi. Pasalnya hal tersebut adalah hak prerogratif Presiden.
Menurut dia, jika merasa perlu untuk melakukan pergantian sejumlah menteri maka Preisiden bisa melakukan reshuffle.
Sebaliknya, kata dia, Presiden merasa tidak perlu melakukan reshuffle jika merasa kinerja kabinet sudah dinilai baik. "Tergantung penilaian Presiden," ucap Fadli.
PILIHAN:
Menkumham Cabut SK PPP Kubu Romi
Fadli mengaku mendengar secara langsung keluhan masyarakat yang sampai saat ini merasa kesulitan, khususnya menyangkut masalah ekonomi.
Menurut dia, kinerja pemerintah masih sangat jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat.
"Dari suara-suara masyarakat kita tahu kehidupan di masyarakat makin sulit. Harga-harga tinggi. Lapangan kerja sulit. Pertumbuhan rendah jadi kalau kita lihat kinerja pemerintah di mata masyarakat tidak terlalu bagus. Itu yang kami dengar langsung," tutur Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1/2016).
Kendati demikian, Fadli menyerahkan keputusan reshuffle kepada Jokowi. Pasalnya hal tersebut adalah hak prerogratif Presiden.
Menurut dia, jika merasa perlu untuk melakukan pergantian sejumlah menteri maka Preisiden bisa melakukan reshuffle.
Sebaliknya, kata dia, Presiden merasa tidak perlu melakukan reshuffle jika merasa kinerja kabinet sudah dinilai baik. "Tergantung penilaian Presiden," ucap Fadli.
PILIHAN:
Menkumham Cabut SK PPP Kubu Romi
(dam)