KSAL Minta Pengadaan Kapal Perang Jadi Prioritas

Selasa, 22 Desember 2015 - 06:32 WIB
KSAL Minta Pengadaan...
KSAL Minta Pengadaan Kapal Perang Jadi Prioritas
A A A
JAKARTA - Pengadaan kapal perang menjadi prioritas dalam revisi Minimum Essential Force (MEF) 2015-2019 TNI AL. Langkah tersebut diambil untuk memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna mendukung visi World Class Navy.

Hal itu disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AL 2016, di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, kemarin.

"Jangan sampai terjadi kesalahan dalam merumuskan sebuah kebijakan. Tanpa kapal perang kita kembali ke tahun 1940-an. Kebutuhan kapal jadi perang prioritas utama," kata Ade di Jakarta, kemarin.

Menurut Ade, sesuai dengan arahan kebijakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam Rapim TNI 2016 lalu, revisi MEF harus disesuaikan dengan visi dan misi pemerintah saat ini serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

"Peningkatan alutsista ini sudah masuk dalam MEF. Alutsista-alutsista ini kita rencanakan untuk diremajakan," ungkapnya.

"Kalau alutsistanya sudah tidak memenuhi syarat kita ganti, termasuk kalau sistem tempurnya sudah tidak layak lagi. Sebab untuk menjadi world class navy teknologi alutsista sangat penting," imbuhnya.

Panglima TNI kata Ade, juga meminta agar TNI AL menata organisasi, mengelola anggaran secara efektif dan efisien serta transparan, peningkatan sarana dan prasarana pos-pos TNI di wilayah perbatasan dan pulau terluar.

Menurutnya, membangun sistem pengawasan di wilayah darat, laut dan udara yang terintegrasi serta peningkatan kesejahteraan prajurit.

Selain itu, di bidang operasi dan latihan Panglima TNI meminta perlunya peningkatan kualitas dan kuantitas latihan gabungan, kesiapsiagaan satuan operasi, efektivitas sistem komando dan pengendalian operasi serta melaksanakan kerja sama internasional, baik pengamanan, operasi perdamaian maupun latihan bersama.

"Kita menjadi tuan rumah event internasional, seperti International Fleet Review (IFR) 2016 dan 15th Western Pacific Naval Symposium (WPNS) 2016 serta 2nd Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2016 yang akan dilaksanakan di Kota Padang dan Mentawai, Sumatera Barat, pada April 2016 mendatang," tutur Ade.

Rapim TNI AL 2016 yang mengangkat tema 'Meningkatkan Disiplin, Hirerarki dan Kehormatan Militer sebagai Pedoman dalam Mewujudkan TNI AL yang handal dan disegani serta Berkelas Dunia', merupakan sarana untuk menyampaikan berbagai arah dan kebijakan pimpinan TNI AL.

"Untuk menjadi TNI AL berkelas dunia, maka kualitas sumber daya manusianya perlu dikembangkan. Oleh karenanya, TNI juga meningkatkan kualitas pendidikan prajurit sehingga bukan hanya kompetisi militer saja, tapi perlu kompetisi akademisnya," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan alutsista, TNI AL secara bertahap mulai mengadakan kapal-kapal seperti, kapal landing platform dock (LPD), kapal selam Changbogo.

"Kita juga sudah punya kemampuan untuk membangun kapal dalam negeri seperti, Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) produksi bersama PT PAL dan perusahaan Belanda. Kapal PKR 105 awal tahun 2016 ini akan diluncurkan. Kita siapkan alutsista untuk melaksanakan tugas TNI dalam operasi militer perang dan operasi militer selain perang," ujarnya,

Pilihan:

Surat Terbuka Anak Ongen Klarifikasi Foto Jokowi-Nikita Mirzani

RJ Lino Tersangka, Gede Pasek: Polri Kalah Lagi dari KPK
(maf)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved