Jokowi Manfaatkan Pelawak Alihkan Perhatian Publik Soal Freeport

Jum'at, 18 Desember 2015 - 13:21 WIB
Jokowi Manfaatkan Pelawak...
Jokowi Manfaatkan Pelawak Alihkan Perhatian Publik Soal Freeport
A A A
JAKARTA - Undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada para pelawak ke Istana Negara dinilai sebagai strategi agar perhatian publik mengenai persoalan perpanjangan kontrak Freeport teralihkan.

Langkah politik Jokowi tersebut menginginkan persoalan Freeport selesai setelah adanya rekomendasi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dan mundurnya politikus Partai Golkar Setya Novanto dari kursi Ketua DPR.

"Bisa dikatakan, ada upaya pengalihan isu Freeport pada kegiatan Presiden yang lain untuk dilihat oleh publik," ujar pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Idil Akbar kepada Sindonews melalui telepon, Jumat (18/12/2015).

Sebelumnya, Ketua DPR Setyo Novanto mengundurkan diri dari posisinya, setelah munculnya persoalan dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK dalam perpanjangan kontrak Freeport.

Persoalan ini bergulir ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melaporkan ke MKD DPR.

Baca: Kocak, Jokowi Bikin Ngakak Komika Stand Up Comedy.
(kur)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved