Mendagri: Kemarahan Presiden Harus Dipahami

Selasa, 08 Desember 2015 - 14:44 WIB
Mendagri: Kemarahan...
Mendagri: Kemarahan Presiden Harus Dipahami
A A A
BOGOR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai kemarahan Joko Widodo (Jokowi) menyikapi kasus dugaan pencatutan nama Presiden dalam perpanjangan kontrak PT Freeport harus dipahami.

‎"Melihat rekaman secara utuh. Kalau Bapak Presiden sampai mengambil sikap yang keras, ya harus dipahami. Rakyat saja yang mendukung dan tidak mendukung beliau pun sikapnya keras kok," kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor‎, Jawa Barat, Selasa (8/12/2015).

Menurut dia, kasus pencatutan nama ini harus menjadi pelajaran yang harus dituntaskan. Kendati demikian, dia enggan mencampuri kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dalam menangani kasus tersebut. (Baca juga: Jokowi Tak Masalah Dibilang Gila ketimbang Disebut Minta Saham)

Terkait langkah Kejaksaan Agung yang mengusut kasus dugaan pemufaktan jahat di balik perpanjangan kontrak PT Freeport, Menkumham tidak mempermasalahkan. "Soal ada kejaksaan kan apapun dia kan sebagai bagian dari penuntut umum negara," ucapnya. (Baca juga: Jokowi Geleng-geleng Baca Transkrip Rekaman Bos Freeport)

Para Senin 7 Desember 2015, Jokowi mengungkapkan kemarahannya atas kasus pencatutan nama dirinya. Dengan tangan gemetar, Jokowi menegaskan tidak terima namanya dicatut.

"Saya enggak apa-apa dikatain presiden gila, presiden sarap, presiden koppig (keras kepala), enggak apa-apa, tapi kalau sudah menyangkut wibawa mencatut meminta saham 11% tu yang saya enggak mau, enggak bisa, ini masalah kepatutan, kepantasan, moralitas, itu masalah wibawa negara. ‎Sudah cukup‎," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin 7 Desember 2015.

PILIHAN:


Menkumham: Riza Chalid Berada di Luar Negeri
(dam)
Berita Terkait
DPR Apresiasi Sikap...
DPR Apresiasi Sikap Tegas Jokowi Berantas Mafia Minerba lewat Kebijakan Hilirisasi
Langkah Tegas Presiden...
Langkah Tegas Presiden Prabowo Berantas Koruptor dan Mafia Harus Didukung
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Jadi Korban Mafia Tanah,...
Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Bandung Mengadu ke Presiden Jokowi
Pemberantasan Mafia...
Pemberantasan Mafia SDA Jadi Capaian Strategis Pemerintahan Prabowo Tahun Pertama
Polri Janji Tindak Tegas...
Polri Janji Tindak Tegas Mafia Tanah sesuai Instruksi Jokowi
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved