DPR Minta Jaksa Agung Jangan Politisasi Kisruh Freeport

Kamis, 03 Desember 2015 - 16:51 WIB
DPR Minta Jaksa Agung...
DPR Minta Jaksa Agung Jangan Politisasi Kisruh Freeport
A A A
JAKARTA - Manuver Kejaksaan Agung (Kejagung) ngotot akan mengusut dugaan permufakatan jahat yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha minyak Riza Chalid dan Dirut PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin menuai kecurigaan kalangan internal DPR.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mencurigai, Jaksa Agung HM Prasetyo sedang bermain politik dengan menyelidiki dugaan korupsi yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto dalam perpenjangan kontrak karya PT Freeport.

"Jaksa Agung kan politisi Nasdem. Dia berusaha mengembang-ngembangkan kasus (Freeport). Tolonglah jangan main politik," ketus Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, Jaksa Agung HM Prasetyo sering mengenakan baju politiknya dalam melakukan penegakan hukum. Maka itu, dia mengusulkan kejaksaan dibersihkan dari unsur politik.

"Tolong tanggalkan baju politik. Bahaya sekali bangsa kita kalau Jaksa Agungnya bermain politik," ucapnya.

Sejalan dengan Fahri, Pengamat Hukum Universitas Airlangga Ahmad Mukhlis menganggap sikap Kejagung berlebihan dan bersifat tebang pilih perkara.

"Selama ini banyak kasus korupsi yang mangkrak. Kejaksaan sepertinya berupaya menjadikan momen kasus SN (Setya Novanto-red) untuk perbaikan citra," jelas Mukhlis.

Dia membandingkan ketegasan Kejagung dalam kasus Setya Novanto dengan pengusutan oknum jaksa yang disebut-sebut dalam persidangan dugaan suap kasus Bansos di Pemprov Sumatera Utara.

"Jika kejaksaan memaksakan untuk menyelidiki kasus SN saat ini, ya sama saja berkonspirasi untuk intervensi sidang MKD," tukasnya.

Kisruh mengenai rekaman percakapan dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) oleh Ketua DPR Setya Novanto dalam perpanjangan kontrak Freeport berawal dari laporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Baca: Rekaman Percakapan Bos Freeport-Setya Novanto di Tangan Kejagung.
(kur)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved