Fadli Zon Ingin Manuver Sudirman Said Masuk Wilayah Hukum

Senin, 30 November 2015 - 12:14 WIB
Fadli Zon Ingin Manuver...
Fadli Zon Ingin Manuver Sudirman Said Masuk Wilayah Hukum
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, laporan Menteri ESDM Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR terkait kasus pencatutan nama adalah manuver politik.Fadli menilai, laporan Sudirman Said dalam kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia, seharusnya bukan hanya menyudutkan DPR namun juga pihak Freeport harus dimintai keterangan."Jadi kalau saya lihat ini adalah salah satu manuver dan saya kira perlu ranah hukum untuk melihat kasus ini secara mendalam. Kalau mau lihat secara utuh ya kepada Freeportnya secara keseluruhan," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2015).Menurut politikus Partai Gerindra itu, bukti-bukti yang dibawa Sudirman ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR bukan bukti yang sesungguhnya. Pasalnya bukti yang diserahkan ke MKD tidak utuh."Itu barang haram yang dibawa Sudirman Said, masa barang haram diterima dengan karpet merah, ini sudah melanggar," ucap Fadli.Kemudian dari sisi legal standing juga menurut Fadli, yang dilakukan Sudirman jelas-jelas dapat diperdebatkan. Pasalnya seorang yang dapat melapor ke MKD adalah anggota, pemimpin DPR dan masyarakat. Sementara Sudirman sebagai Menteri ESDM membawa kop pemerintah."Kalau ini jadi preseden bisa saja nanti setiap sekjen, dirjen dan setiap kementerian melapor ke DPR karena tidak suka denga anggota dewan," tegasnya.Maka menurut Fadli, yang dilakukan Sudirman bukanlah mekanisme yang benar lantaran terdapat campur tangan eksekutif ke internal legislatif. Sehingga dia menilai, Sudirman sengaja memerlemah posisi DPR."MKD adalah untuk legislatif. Bisa saja ini pelemahan untuk legislatif kita," tandas Fadli.Pilihan:Skandal Freeport, Permainan Saling Hukum Antar 'Mafia'Tak Bisa Hadir, Agung Laksono Akui Dapat Undangan HUT Golkar
(maf)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved