Anggaran Helikopter Presiden Belum Dibahas di Komisi I DPR
Jum'at, 27 November 2015 - 21:58 WIB
Anggaran Helikopter Presiden Belum Dibahas di Komisi I DPR
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui TNI Angkatan Udara (AU) membeli helikopter AgustaWestland AW101 untuk menggantikan helikopter Superpuma yang dinilai sudah tak layak menunjang aktifitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).Wakil Ketua Komisi I DPR Syaifullah Tamliha mengungkapkan, anggaran untuk pembelian helikopter tersebut belum dibahas oleh pihaknya.Menurut Tamliha yang mengurus Badan Anggaran (Banggar) Komisi I, belum ada satuan dua terhadap anggota Kementerian Pertahanan (Kemenhan)."Sehingga terlalu prematur kalau dikatakan bahwa Angkatan Udara (AU) sudah ada duit untuk beli heli asal Italia," ujar Tamliha di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/11/2015).Dia mengatakan, yang diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno itu offside. "Kita belum bahas anggaran ABPN 2016 untuk TNI, dan Kemenhan. Belum dibahas program dan satuan dua," ucap Tamliha."Kami sudah komitmen tidak gunakan anggaran negara yang tidak sesuai dengan kebutuhan TNI," sambungnya.Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga tidak yakin bahwa presiden butuh helikoper baru.Apa lagi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) kata dia, pernah membahas salah satu poin penting yang diucapkan Jokowi adalah memberdayakan hasil karya dalam negeri termasuk hasil PT Dirgantara Indonesia (DI)."Itu salah satu poin penting yang diucapkan Jokowi pada KIH," tandas Tamliha.PilihanDi Balik Kasus Freeport-Setya, DPR Dikadali Sudirman SaidRotasi Anggota Golkar di MKD, Akom Mengalah demi Nasib Novanto
(maf)