Agung Laksono Bersedia Gabung ke Kubu Ical asal...
Selasa, 10 November 2015 - 09:25 WIB
Agung Laksono Bersedia Gabung ke Kubu Ical asal...
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Agung Laksono bersedia untuk bergabung dengan kubu Aburizal Bakrie.
Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung, Dave Laksono mengakui sikap ayahnya sudah melunak dan bersedia bergabung bersama Ical. (Baca juga: Agung Laksono Setuju Ical Ketua Umum Golkar)
Bahkan Agung, kata dia, tidak keberatan menduduki jabatan di bawah Ical asalkan kepengurusan Partai Golkar dikembalikan kepada hasil Munas Riau.
"Memang sudah ada pembicaraan tapi sesuai konflik yang terjadi Pak Agung bersedia begabung sesuai SK Munas Riau yang berlaku sampai akhir tahun 2015 dipersatukan kembali," ucap Dave kepada Koran SINDO, Senin 9 November 2015.
Menurut Agung, sikap tersebut ditunjukkan Agung tersebut dengan harapan akan segera dilangsungkan musyawarah bersama karena SK Munas Riau berahir di 2015.
"Pak Agung sudah mau mengalah kembali ke posisi wakil ketua umum atau menjadi ketua harian, lantas ditentukan kembali Sekjen bisa siapa saja, setelah rampung tugasnya DPP dan ketum dapat menyelenggarakan munas," katanya.
PILIHAN:
Mahfud MD Ingin Reshuffle Kabinet Bawa Perbaikan di Bidang Hukum
Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung, Dave Laksono mengakui sikap ayahnya sudah melunak dan bersedia bergabung bersama Ical. (Baca juga: Agung Laksono Setuju Ical Ketua Umum Golkar)
Bahkan Agung, kata dia, tidak keberatan menduduki jabatan di bawah Ical asalkan kepengurusan Partai Golkar dikembalikan kepada hasil Munas Riau.
"Memang sudah ada pembicaraan tapi sesuai konflik yang terjadi Pak Agung bersedia begabung sesuai SK Munas Riau yang berlaku sampai akhir tahun 2015 dipersatukan kembali," ucap Dave kepada Koran SINDO, Senin 9 November 2015.
Menurut Agung, sikap tersebut ditunjukkan Agung tersebut dengan harapan akan segera dilangsungkan musyawarah bersama karena SK Munas Riau berahir di 2015.
"Pak Agung sudah mau mengalah kembali ke posisi wakil ketua umum atau menjadi ketua harian, lantas ditentukan kembali Sekjen bisa siapa saja, setelah rampung tugasnya DPP dan ketum dapat menyelenggarakan munas," katanya.
PILIHAN:
Mahfud MD Ingin Reshuffle Kabinet Bawa Perbaikan di Bidang Hukum
(dam)