Nasdem Tak Masalah Jokowi Angkat Menteri dari PAN
Kamis, 05 November 2015 - 09:16 WIB
Nasdem Tak Masalah Jokowi Angkat Menteri dari PAN
A
A
A
JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menyerahkan sepenuhnya kebijakan reshuffle atau perombakan kabinet kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Wakil Ketua Fraksi Nasdem di DPR Johnny G Plate, Presiden yang mengetahui kinerja anggota kabinet.
Nasdem, kata Johnny, menyambut baik pilihan Presiden dalam menunjuk para menteri termasuk jika nantinya Jokowi menunjuk seseorang dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi pembantunya.
"Dengan harapan putra putri terbaik indonesia yang dipiih oleh Presiden dari unsur manapun termasuk dari rekan-rekan PAN," ujar Johnny saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Untuk menambah masukan bagi Presiden, kata Johnny, hasil survei yang menggambarkan opini masyarakat juga bisa digunakan sebagai alat navigasi monitor kinerja anggota kabinet.
"Walaupun hasil survei belum tentu selaras dengan kinerja operasional para menteri," ucapnya.
Dia mengatakan, menteri yang berkomunikasi secara baik dengan media mungkin saja mendapat penilaian baik.
sementara yang hanya bekerja, kata dia, bisa saja kurang mendapat perhatian masyarakat.
"Koordinasi dan quick result tentu manjadi harapan masyarakat khususnya di sektor ekonomi," ucap Johnny.
PILIHAN:
Jangan Jadikan Aturan Penebar Kebencian sebagai Alat Politik
Menurut Wakil Ketua Fraksi Nasdem di DPR Johnny G Plate, Presiden yang mengetahui kinerja anggota kabinet.
Nasdem, kata Johnny, menyambut baik pilihan Presiden dalam menunjuk para menteri termasuk jika nantinya Jokowi menunjuk seseorang dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi pembantunya.
"Dengan harapan putra putri terbaik indonesia yang dipiih oleh Presiden dari unsur manapun termasuk dari rekan-rekan PAN," ujar Johnny saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Untuk menambah masukan bagi Presiden, kata Johnny, hasil survei yang menggambarkan opini masyarakat juga bisa digunakan sebagai alat navigasi monitor kinerja anggota kabinet.
"Walaupun hasil survei belum tentu selaras dengan kinerja operasional para menteri," ucapnya.
Dia mengatakan, menteri yang berkomunikasi secara baik dengan media mungkin saja mendapat penilaian baik.
sementara yang hanya bekerja, kata dia, bisa saja kurang mendapat perhatian masyarakat.
"Koordinasi dan quick result tentu manjadi harapan masyarakat khususnya di sektor ekonomi," ucap Johnny.
PILIHAN:
Jangan Jadikan Aturan Penebar Kebencian sebagai Alat Politik
(dam)