Kinerja Kabinet Tak Memuaskan, Jokowi Bisa Reshuffle Jilid II

Minggu, 18 Oktober 2015 - 15:36 WIB
Kinerja Kabinet Tak...
Kinerja Kabinet Tak Memuaskan, Jokowi Bisa Reshuffle Jilid II
A A A
JAKARTA - Lembaga Survei Nasional Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi) melansir hasil survei yang menyebutkan, sebanyak 54,7 persen masyarakat tidak puas terhadap kinerja Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).

Menurut Juru Bicara KedaiKopi, Hendri Satrio, meski ketidakpuasan masyarakat terbilang tipis yakni hanya 44,3 persen dengan yang merasa puas, hal tersebut bisa memicu sikap Presiden Jokowi untuk merombak kabinet untuk kedua kalinya.

Sebab kata Hendri, 'lakon' Jokowi yang identik dengan pemimpin rakyat akan selalu mendengarkan persepsi masyarakat untuk mengontrol kinerjanya.

"Bila melihat faktor yang menyebabkan ketidakpuasan publik, kelihatannya Jokowi akan mengambil langkah reshuffle jilid II," ujar Hendri saat melansir hasil survei bertajuk 'Apa Kata Rakyat 1 Tahun Jokowi-JK?' di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2015).

Hendri menjelaskan, survei yang dilakukan terhadap 384 responden memang tak seluruhnya menilai kinerja Jokowi-JK tidak memuaskan. Responden, kata Hendri, masih melihat puas atas kinerja Jokowi-JK yang didapatkan dari kebijakan jaminan dan pelayanan kesehatan gratis (40,3 persen), pendidikan gratis bagi masyarakat miskin (12,5 persen) serta harga bahan pokok yang terjangkau (9,7 persen).

"Masyarakat juga merasa puas terhadap kinerja pemerintah karena dipicu tersedianya lapangan pekerjaan, adanya rasa aman, pemerintahan tidak korupsi dan lain-lain," ungkapnya.

Hendri mengatakan, reshuffle jilid kedua kemungkinan besar akan dilakukan Jokowi. Sejumlah perombakan menteri akan dilakukan terlebih dahulu melalui evaluasi kabinet guna menyasar menteri mana saja yang selama kurun waktu satu tahun tak menunjukkan kinerja secara maksimal.

Menurut dia, dalam setahun pemerintahan Jokowi-JK, faktor ekonomi masih mendominasi ketidakpuasan publik. Dari survei KedaiKopi, sebagian besar yakni sebanyak 71,9 persen masyarakat merasa tidak puas dengan bidang ekonomi.

Sedangkan di bidang hukum, masyarakat yang merasa tidak puas sebesar 50,8 persen dan bidang politik 50,3 persen. "Satu bidang yang diapresiasi masyarakat adalah bidang kemaritiman 57,6 persen responden merasa puas dan hanya 33,9 persen tidak puas," pungkasnya.

Pilihan:

PBB Nilai Setahun Rezim Jokowi-JK Cuma Tebar Pesona
(maf)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved