Nasdem Siap Jatah Menterinya Dikurangi untuk PAN
Sabtu, 17 Oktober 2015 - 16:33 WIB
Nasdem Siap Jatah Menterinya Dikurangi untuk PAN
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johnny G Plate mengaku tak khawatir jika jatah kursi menteri Kabinet Kerja dari kader partainya dikurangi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu diungkapkan Johnny menyikapi isu perombakan (reshufle) kabinet yang kembali berhembus jelang setahun umur pemerintahan Jokowi-JK. Partai Amanat Nasional (PAN) yang belakangan bergabung dengan pemerintah, disebut-sebut akan mendapatkan jatah kursi menteri di pemerintahan.
Johnny menegaskan, dari awal bergabung ke barisan pemerintah, pihaknya mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Jokowi. Hal itu, lanjut Johnny, dilakukan tanpa syarat.
"Reshuffle jilid I, II, III, itu kewenangan presiden. Presiden layak menentukan kapan, siapa, berapa banyak. Nasdem sudah berulang kali mengatakan, memberikan dukungan tanpa syarat," kata Johnny saat dihubungi wartawan, Sabtu (17/10/2015).
Saat disinggung apakah dukungan partai besutan Surya Paloh itu terhadap pemerintah akan mengendur jika jatah kursi menterinya dikurangi satu? Johnny menyatakan pihaknya akan tetap konsisiten mendukung pemerintahan.
"Nasdem tidak memberikan syarat. Tapi saat presiden minta, harus tanpa syarat juga. Apapun presiden kami dukung untuk bangsa dan negara. (Menteri) ditambah jadi kewajiban, dikurangi tidak mengurangi syarat dukungan kami," ungkap Johnny.
PILIHAN:
Nasdem Berkilah Ucapan Surya Paloh Soal Bubarkan Partai Dipelintir
Jika Diajak Jokowi, PAN Sudah Siapkan Kader Jadi Menteri
Hal itu diungkapkan Johnny menyikapi isu perombakan (reshufle) kabinet yang kembali berhembus jelang setahun umur pemerintahan Jokowi-JK. Partai Amanat Nasional (PAN) yang belakangan bergabung dengan pemerintah, disebut-sebut akan mendapatkan jatah kursi menteri di pemerintahan.
Johnny menegaskan, dari awal bergabung ke barisan pemerintah, pihaknya mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Jokowi. Hal itu, lanjut Johnny, dilakukan tanpa syarat.
"Reshuffle jilid I, II, III, itu kewenangan presiden. Presiden layak menentukan kapan, siapa, berapa banyak. Nasdem sudah berulang kali mengatakan, memberikan dukungan tanpa syarat," kata Johnny saat dihubungi wartawan, Sabtu (17/10/2015).
Saat disinggung apakah dukungan partai besutan Surya Paloh itu terhadap pemerintah akan mengendur jika jatah kursi menterinya dikurangi satu? Johnny menyatakan pihaknya akan tetap konsisiten mendukung pemerintahan.
"Nasdem tidak memberikan syarat. Tapi saat presiden minta, harus tanpa syarat juga. Apapun presiden kami dukung untuk bangsa dan negara. (Menteri) ditambah jadi kewajiban, dikurangi tidak mengurangi syarat dukungan kami," ungkap Johnny.
PILIHAN:
Nasdem Berkilah Ucapan Surya Paloh Soal Bubarkan Partai Dipelintir
Jika Diajak Jokowi, PAN Sudah Siapkan Kader Jadi Menteri
(kri)