Jelang Setahun Jokowi-JK, Luhut: Belum Ada Reshuffle Jilid II
Jum'at, 16 Oktober 2015 - 14:37 WIB
Jelang Setahun Jokowi-JK, Luhut: Belum Ada Reshuffle Jilid II
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, menjelang satu tahun Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), pemerintah belum membahas perombakan kabinet (reshuffle) jilid II.
"Kita belum sampai bicara mengenai itu (reshuffle)," ujar Luhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/10/2015).
Luhut mengaku telah mendengar laporan adanya demonstrasi massa saat Pemerintahan Jokowi-JK resmi satu tahun menjabat. Namun dia menegaskan, bahwasannya pemerintah telah membuat evaluasi terkait pencapaian selama satu tahun.
"Sebenarnya cukup baik dalam konteks pemerintah, karena telah melakukan transformasi yang sangat baik yang sedang berjalan dan terus berjalan untuk melakukan efisiensi di semua lini, yang sekarang ini diwujudkan dalam paket-paket ekonomi yang telah diberikan oleh pemerintah," jelasnya.
Luhut membantah, jika penetapan tersangka Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Partice Rio Capella dalam kasus dugaan bantuan sosial (bansos) di Sumatera Utara (Sumut), memengaruhi koalisi di Pemerintahan Jokowi-JK.
"Enggak ada urusannya ke situ," tandasnya.
Pilihan:
Mundur dari Nasdem dan DPR, Langkah Rio Capella Diapresiasi
"Kita belum sampai bicara mengenai itu (reshuffle)," ujar Luhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/10/2015).
Luhut mengaku telah mendengar laporan adanya demonstrasi massa saat Pemerintahan Jokowi-JK resmi satu tahun menjabat. Namun dia menegaskan, bahwasannya pemerintah telah membuat evaluasi terkait pencapaian selama satu tahun.
"Sebenarnya cukup baik dalam konteks pemerintah, karena telah melakukan transformasi yang sangat baik yang sedang berjalan dan terus berjalan untuk melakukan efisiensi di semua lini, yang sekarang ini diwujudkan dalam paket-paket ekonomi yang telah diberikan oleh pemerintah," jelasnya.
Luhut membantah, jika penetapan tersangka Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Partice Rio Capella dalam kasus dugaan bantuan sosial (bansos) di Sumatera Utara (Sumut), memengaruhi koalisi di Pemerintahan Jokowi-JK.
"Enggak ada urusannya ke situ," tandasnya.
Pilihan:
Mundur dari Nasdem dan DPR, Langkah Rio Capella Diapresiasi
(maf)