Panja Asap Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Nakal

Rabu, 14 Oktober 2015 - 06:37 WIB
Panja Asap Desak Pemerintah...
Panja Asap Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Nakal
A A A
JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Asap Komisi II DPR mendesak pemerintah untuk menindak tegas perusahaan-perusahaan yang telah menyebabkan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan dengan sengaja membakar hutan dan lahan gambut. Sementara pemerintah juga harus mempertimbangkan menaikkan status kabut asap sebagai bencana nasional.

"Komisi II DPR meminta kepada pemerintah menindak tegas perusahaan-perusahaan yang terbukti membakar hutan dan lahan dengan sanksi administrasi (menghentikan kegiatan, membebukan atau mencabut izin) dan penegakan hukum pidana maupun perdata sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Ketua Panja Asap Lukman Edy membacakan poin kesimpulan dalam Raker/RDP dengan Mensesneg, Seskab, Kemendagri, Kemen ATR, Kemen LH dan Kehutanan, dan BNPB di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 13 Oktober kemarin.

Lukman mengatakan, Komisi II DPR mendesak pemerintah segera menyelesaikan perpres tentang penetapan status dan tingkatan bencana nasional, sebagai pelaksanaan dari UU No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana. Serta, mendesak pemerintah untuk segera menanggulangi bencana asap.

Komisi II DPR meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang (Kemen ATR/Badan Pertanahan Nasional)dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LH dan Kehutanan) melakukan evaluasi terhadap tata ruang dan penataan ulang terhadap lahan-lahan gambut, sehingga di masa akan datang tidak menjadi penyebab bencana kebakaran dan asap.

Kemudian meminta pemerintah agar dalam menyikapi bencana asap yang hingga saat ini masih berlangsung, tidak hanya terfokus pada penanggulangan bencana tersebut.

"Menyelesaikan akar permasalahan dari penyebab terjadinya bencana secara komprehensif jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang termasuk membangun sistem informasi kebakaran hutan yang lebih baik," ujar politikus PKB itu.

Selain itu, sambung Lukman, Komisi II DPR meminta pemerintah untuk lebih mengoptimalkan koordinasi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda) terutama pemerintah kabupaten berkaitan dengan tanggung jawab menangani kebakaran hutan secara preventif. Serta meminta pemerintah untuk melakukan pemulihan korban bencana asap dan kerusakan lingkungan secara komprehensif.

"Komisi II mendorong pemerintah maupun pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran yang cukup untuk mengantisipasi bencana asap di masa yang akan datang," tandasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved