Eks Kassospol ABRI: Jokowi Sering Blunder Karena Kebanyakan Janji

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 20:34 WIB
Eks Kassospol ABRI:...
Eks Kassospol ABRI: Jokowi Sering Blunder Karena Kebanyakan Janji
A A A
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Sosial Politik (Kassospol) ABRI Letjen (Purn) Syarwan Hamid mengkritik Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Kritikan itu mulai dari kegaduhan yang terjadi di Kabinet Kerja belakangan ini, hingga pencitraan yang masih digeluti Presiden Jokowi.

"Jokowi ini dalam keadaan sulit, sering blunder karena kebanyakan janji," kata Syarwan Hamid saat berkunjung ke Gedung Sindo, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Kemudian, sikap Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli yang menantang Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk debat mengenai proyek listrik 35.000 me‎gawatt (MW) ikut dikritiknya.

"Selama ini enggak ada menteri nantang Wakil Presiden berdebat," tutur mantan Menteri Dalam Negeri periode 1998-1999, era BJ Habibie ini.

Selain itu, Syarwan juga menyoroti perbedaan sikap antara JK dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terhadap tawaran bantuan Singapura untuk mengatasi kebakaran hutan yang mengakibatkan darurat asap di Sumatera dan Kalimantan.

Diketahui, beberapa waktu lalu, JK menyatakan pemerintah Indonesia terbuka kepada Singapura jika ingin membantu memadamkan kebakaran hutan. Sementara, BNPB menolak bantuan yang ditawarkan Singapura.

Menurut Syarwan, berbagai persoalan yang ada belakangan ini dikarenakan manajemen pemerintah yang buruk. "Negara dipimpin orang seperti ini enggak bener," ucapnya.

Di samping itu, dia juga mengkritik kunjungan Presiden Jokowi beserta beberapa pembantunya ke lokasi kebakaran hutan dan lahan. "Presiden enggak perlu datang, masa semua datang, sistemnya saja," imbuhnya.

Dirinya pun menyarankan masyarakat Sumatera maupun Kalimantan untuk menuntut pemerintah karena kerugian yang ditimbulkan oleh bencana kabut asap. "Sudah, class action saja. Pemerintah kan bertanggungjawab melindungi rakyatnya," pungkasnya.

PILIHAN:
Mendagri Era Habibie Yakin Perindo Bisa Rebut Hati Masyarakat

Jokowi Minta Maaf ke PKI, Konflik Horizontal Bisa Terjadi
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved