KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Gratifikasi RJ Lino

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 17:12 WIB
KPK Tindak Lanjuti Laporan...
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Gratifikasi RJ Lino
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menindaklanjuti laporan kasus dugaan gratifikasi yang dituduhkan terhadap Direktur Utama Pelindo II RJ Lino dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Dugaan tersebut atas laporan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti mengatakan, laporan Masinton telah ditelaah Direktorat Pengaduan KPK.

"Sesuai dengan prosedur pengaduan, sekarang pengaduan (laporan Masinton) tersebut tengah ditelaah oleh direktorat pengaduan masyarakat," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2015).

Pada siang tadi, tim Kuasa Hukum Masinton Pasaribu mendatangi KPK untuk menanyakan tindaklanjut KPK terkait laporan kliennya.

Masinton melaporkan dugaan gratifikasi berupa perabotan rumah tangga senilai Rp200 juta yang diterima Rini Soemarno dari RJ Lino.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menindaklanjuti laporan kasus dugaan gratifikasi yang dituduhkan terhadap Direktur Utama Pelindo II dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Dugaan tersebut atas laporan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti mengatakan, laporan Masinton telah ditelaah Direktorat Pengaduan KPK.

"Sesuai dengan prosedur pengaduan, sekarang pengaduan (laporan Masinton) tersebut tengah ditelaah oleh direktorat pengaduan masyarakat," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2015).

Pada siang tadi, tim Kuasa Hukum Masinton Pasaribu mendatangi KPK untuk menanyakan tindaklanjut KPK terkait laporan kliennya.

Masinton melaporkan dugaan gratifikasi berupa perabotan rumah tangga senilai Rp200 juta yang diduga diterima Rini Soemarno dari RJ Lino.


PILIHAN:


Menteri Hasil Reshuffle Belum Laporkan Kekayaan ke KPK
(dam)
Berita Terkait
Crane Jatuh dan Timpa...
Crane Jatuh dan Timpa Kereta di Thailand, 28 Orang Tewas
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Crane Terguling dan Menimpa Rumah Warga di Depok
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Crane Terbalik Saat...
Crane Terbalik Saat Angkat Beton 9 Ton di Proyek Jembatan, Evakuasi Berlangsung Menegangkan
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya...
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya Besi Proyek di Rel MRT Kawasan Blok M
Polisi Tetapkan 1 Tersangka...
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Crane Roboh di Depok
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved