Tak Penuhi Panggilan MKD, Setya dan Fadli Zon Sudah Izin
Senin, 28 September 2015 - 18:09 WIB
Tak Penuhi Panggilan MKD, Setya dan Fadli Zon Sudah Izin
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dipastikan tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan yang dilakukan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Sedianya Setya dan Fadli akan diperiksa MKD terkait dugaan pelanggaran kode etik karena menghadiri kampanye bakal Calon Presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) Donald Trump, beberapa waktu lalu.
Anggota MKD Syarifudin Sudding mengatakan, Wakil Ketua DPR Fadli Zon melalui Kesetjenan DPR telah melayangkan surat atas ketidakhadirannya.
"Sudah ada suratnya, kita maklumi tidak hadir," kata Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015).
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Biro Kesekretariatan Pimpinan DPR Dewi Barliana itu tertulis, Fadli saat ini masih menjalankan ibadah haji di Mekkah dan baru akan tiba di Jakarta pada 30 September 2015.
Dalam surat itu dijelaskan, Fadli akan mengikuti kegiatan Global Organzation of Parliamentarians Against Corruption (Gopac) di Yogyakarta pada 5-8 Oktober mendatang.
"Jadi kita memutuskan untuk melakukan panggilan kedua pada 12 Oktober," ucap Anggota Fraksi Partai Hanura itu.
Sementara itu lanjut Sudding, Setya Novanto juga sudah telah menyampaikan izin atas ketidakhadirannya. Izin itu, kata Sudding, disampaikan juga oleh pihak Kesetjenan melalui sambungan telepon.
"Tertulis atau lewat telepon sama saja," kata Sudding.
Pilihan:
Ribuan Prajurit TNI Siap Bertempur, Panglima: Akan Menegangkan!
Sedianya Setya dan Fadli akan diperiksa MKD terkait dugaan pelanggaran kode etik karena menghadiri kampanye bakal Calon Presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) Donald Trump, beberapa waktu lalu.
Anggota MKD Syarifudin Sudding mengatakan, Wakil Ketua DPR Fadli Zon melalui Kesetjenan DPR telah melayangkan surat atas ketidakhadirannya.
"Sudah ada suratnya, kita maklumi tidak hadir," kata Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015).
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Biro Kesekretariatan Pimpinan DPR Dewi Barliana itu tertulis, Fadli saat ini masih menjalankan ibadah haji di Mekkah dan baru akan tiba di Jakarta pada 30 September 2015.
Dalam surat itu dijelaskan, Fadli akan mengikuti kegiatan Global Organzation of Parliamentarians Against Corruption (Gopac) di Yogyakarta pada 5-8 Oktober mendatang.
"Jadi kita memutuskan untuk melakukan panggilan kedua pada 12 Oktober," ucap Anggota Fraksi Partai Hanura itu.
Sementara itu lanjut Sudding, Setya Novanto juga sudah telah menyampaikan izin atas ketidakhadirannya. Izin itu, kata Sudding, disampaikan juga oleh pihak Kesetjenan melalui sambungan telepon.
"Tertulis atau lewat telepon sama saja," kata Sudding.
Pilihan:
Ribuan Prajurit TNI Siap Bertempur, Panglima: Akan Menegangkan!
(maf)