Kenapa Gayus Bisa Keluyuran? Ini Kata Komisi III DPR

Rabu, 23 September 2015 - 20:50 WIB
Kenapa Gayus Bisa Keluyuran?...
Kenapa Gayus Bisa Keluyuran? Ini Kata Komisi III DPR
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR menilai ada beberapa faktor yang menjadi pemicu kasus keluyurannya terpidana kasus pajak, Gayus Tambunan.

Adapun faktor itu antara lain manajemen lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) dan tingkat kesejahteraan aparat sipir penjara.

Saat ini Gayus menempati Lapas Gunung Sindur setelah sebelumnya menjadi penghuni Lapas Sukamiskin, Bandung.

Pemindahan Gayus buntut dari beredarnya foto dirinya yang sedang berada di rumah makan di Jakarta pada Rabu 9 September 2015. (Baca: Begini Proses Pemindahan Gayus Tambunan ke Gunung Sindur)

Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap menilai aksi Gayus merupakan rentetan dari sekian masalah yang terjadi di dalam lapas.

Menurut dia, bukan kali ini saja Gayus bisa melenggang keluar lapas. Dia menilai ulah tersebut tidak hanya dilakukan Gayus tapi ada beberapa terpidana lain.

"Kita harus jujur betapa rapuhnya mental aparat sipir penjara di Indonesia. Dasarnya karena memang mereka tidak memperoleh insentif yang layak. Artinya ulah Gayus terjadi bukan soal ada satu atau dua aparat yang nakal," tutur Mulfachri di Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPR ini memisalkan, seorang sipir penjara diberi uang intensif Rp50 ribu per satu malam saat bertugas.

Sementara di sisi lain oknum sipir tergoda untuk mendapatkan kesejahteraan yang tidak diberikan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Menurut Mulfachri, situasi tersebut jelas tidak mudah. Tanggung jawab yang tidak sebanding dengan tingkat kesejahteraan sipir penjara menjadi faktor pemicu.

Selain pembenahan mental dan kesejahteraan sipir, Mulfachri melanjutkan, kasus Gayus akan terulang kalau tidak ada niat baik dari pemerintah untuk memperbaiki manajemen lapas.


PILIHAN:


Mantan Penasihat KPK Minta Menkumham Mundur
(dam)
Berita Terkait
KPK Tahan Dua Konsultan...
KPK Tahan Dua Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations
Kepala Kantor Pajak...
Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK
KPK Buka Peluang Tetapkan...
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Koorporasi dalam Kasus Suap Pajak
Suap Pajak Mobil Mewah,...
Suap Pajak Mobil Mewah, Eks Kepala KPP PMA Jakarta Divonis 6,5 Tahun
Buntut Kasus Rubicon,...
Buntut Kasus Rubicon, Dirjen Pajak Tegas ke Pejabat Pajak yang Korupsi
KPK Jebloskan Dua Tersangka...
KPK Jebloskan Dua Tersangka Penyuap Pejabat Pajak ke Penjara
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved