Dua WNI Korban Penyanderaan Belum Mau Bicara
Senin, 21 September 2015 - 22:43 WIB
Dua WNI Korban Penyanderaan Belum Mau Bicara
A
A
A
JAKARTA - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan kelompok bersenjata di Papua, belum mau memberi keterangan apa saja yang mereka alami selama proses itu.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri Kombes Pol Suharsono mengatakan, keduanya juga diam ketika ditanya oleh keluarganya mengenai peristiwa yang dialaminya.
"Mereka lebih memilih diam kepada penyidik maupun keluarga sehingga kita minim mendapatkan informasi dari mereka," kata Suharsono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).
Namun begitu, kepolisian akan terus berupaya mendekatkan diri kepada keduanya untuk mengetahui lebih dalam siapa dan motif pelaku melakukan penyanderaan.
Dia menambahkan, kondisi korban penyanderaan ini dalam kondisi sehat meski sebelumnya mereka lemas karena diajak jalan jauh.
"Kondisi keduanya dalam keadaan sehat meski, awal ditemukan keduanya dalam kondisi lemas karena diajak berjalan yang cukup jauh dan konsumsi makanan yang mungkin tidak sesuai dengan kedua WNI ini," pungkasnya.
Pilihan:
Yusril: Jokowi Jangan Jadi Presiden kalau Begini Caranya
Yusril Klaim PBB Lebih Kuat dari PDIP
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri Kombes Pol Suharsono mengatakan, keduanya juga diam ketika ditanya oleh keluarganya mengenai peristiwa yang dialaminya.
"Mereka lebih memilih diam kepada penyidik maupun keluarga sehingga kita minim mendapatkan informasi dari mereka," kata Suharsono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).
Namun begitu, kepolisian akan terus berupaya mendekatkan diri kepada keduanya untuk mengetahui lebih dalam siapa dan motif pelaku melakukan penyanderaan.
Dia menambahkan, kondisi korban penyanderaan ini dalam kondisi sehat meski sebelumnya mereka lemas karena diajak jalan jauh.
"Kondisi keduanya dalam keadaan sehat meski, awal ditemukan keduanya dalam kondisi lemas karena diajak berjalan yang cukup jauh dan konsumsi makanan yang mungkin tidak sesuai dengan kedua WNI ini," pungkasnya.
Pilihan:
Yusril: Jokowi Jangan Jadi Presiden kalau Begini Caranya
Yusril Klaim PBB Lebih Kuat dari PDIP
(maf)