DPR Kritik Rencana Anggaran Pemerintah Tidak Sigap

Rabu, 16 September 2015 - 16:10 WIB
DPR Kritik Rencana Anggaran...
DPR Kritik Rencana Anggaran Pemerintah Tidak Sigap
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, anggaran yang direncanakan oleh pemerintah untuk tunjangan anggota dewan masih sangat kurang.

Pasalnya menurut dia, sebagai pengawas pemerintah, DPR seharusnya diberikan kebebasan dalam menentukan anggaran termasuk tunjangan.

"Lagi-lagi dari perencanaan (anggaran) eksekutif, menurut saya sangat kurang itu," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

"Karena enggak ada kebebasan, kalau ada kebebasan tentu ada pengawasan lebih ekstensif, dari pada pemerintah. Kebakaran hutan terjadi bagaimana bisa. Kita pergi kesan enggak ada anggaran, presiden enak punya pesawat sendiri," imbuhnya.

Anggota DPR kata Fahri, dipilih langsung oleh rakyat maka seharusnya anggota dewan diberikan kebebasan sektor, kebebasan finansial, dalam rangka mengawasi pemerintah supaya lebih efektif.

Politikus Partai Keadlian Sejahtera (PKS) itu meminta Menteri Keuangan (Menkeu) tidak membatasi anggaran untuk lembaga legislatif itu. Menurutnya, kewenangan pemerintah terlalu besar dalam membatasi anggaran Anggota DPR, termasuk tunjangan.

"Jangan di balik, tekan DPR, tekan DPR, soal eksekutifnya yang belanja 99,99 persen itu merajalela, enggak ada yang mengawasi," ungkapnya.

"Harusnya Menteri Keuangan sadar memberikan kebebasan kalau ini tuntutan demokrasi. Enggak mungkin DPR ngawasin pemerintah, tetapi anggaran mereka yang menentukan," imbuh Fahri.

Pilihan:

Pendapat Ruhut Sitompul Terkait Kenaikan Tunjangan DPR
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved