Ahok Sebut Masih Ada 2.000 Mafia Rusunawa

Selasa, 15 September 2015 - 10:47 WIB
Ahok Sebut Masih Ada...
Ahok Sebut Masih Ada 2.000 Mafia Rusunawa
A A A
JAKARTA - Mafia yang memperjualbelikan rumah susun sewa (rusunawa) masih berkeliaran.

Meski sudah ada pemberlakuan kartu tanda penduduk (KTP) penghuni rusunawa yang terintegrasi dengan Bank DKI, mereka masih memiliki celah untuk beraksi. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuturkan, sejak awal tahun ini pihaknya masih menemukan 2.000 mafia rusunawa.

Dia mengaku kecewa terhadap Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta yang belum dapat menyelesaikan pergantian KTP penghuni rusunawa yang terintegrasi dengan Bank DKI sesuai tempat tinggalnya di rusunawa tersebut. Menurut mantan Bupati Belitung Timur itu, KTP yang terintegrasi dengan Bank DKI dapat meminimalisasi mafia yang memperjualbelikan unit rusunawa.

”Penghuni rusunawa yang mau bayar sewa harus dengan Bank DKI sehingga langsung tercantum alamat rusun. Malah KTP tidak diganti, tapi banknya dibikinin. Makanyasaya teken kemarin, saya tidak mau tahu siapa pun yang punya rekening bank kalau alamatnya enggak sesuai rusun diusir,” kata Ahok di Balai Kota kemarin.

Suami Veronica Tan itu mengakui kebijakan pergantian KTP bukan hanya kewenangan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, melainkan Bank DKI dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta. ”Kalau semua main KTP diatur Rp5 juta, berarti semua Rp10 miliar. Ya enggak heran bisa nyogok ke mana-mana,” tandasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari Aji mengakui pergantian KTP penghuni rusunawa yang terintegrasi dengan Bank DKI belum rampung. Dia seringkali menemukan masyarakat yang sembunyi dan enggan mendatangi pelayanan.

Ika menyebutkan, sejak pergantian KTP diberlakukan awal Januari lalu sudah mencapai 97% dari total penghuni sebanyak 14.000 keluarga. ”Sisanya tinggal 3%,” tuturnya.

Bima setiyadi
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved