Investasi sebagai Fondasi

Sabtu, 12 September 2015 - 10:26 WIB
Investasi sebagai Fondasi
Investasi sebagai Fondasi
A A A
Muhammad Aufal Fresky
Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan, Aktivis HMI


Perekonomian nasional dihadapkan pada sebuah tantangan. Semisal ketika Rupiah melemah terhadap dolar. Pun demikian dengan ketidakstabilan kondisi pasar yang mempengaruhi penawaran dan penawaran berbagai komoditas. Utamanya komo-ditas yang dalam proses produksinya membutuhkan bahan baku luar negeri.

Di sisi lain, iklim investasi dalam negeri belum sepenuhnya dalam kondisi baik. Hal tersebut yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah. Karena investasi adalah salah satu faktor yang akan mendorong perbaikan, pemulihan dan perkembangan perekonomian nasional. Oleh karena itulah investasi menjadi penting dalam menopang perekonomian Indonesia.

Menurut Gregory Mankiw dalam bukunya Principle of Economics, yang dimaksud dengan investasi adalah pembelanjaan barang modal, peralatan, perlengkapan, dan struktur, termasuk pembelian rumah baru oleh rumah tangga. Dalam tulisan ini, fokusnya adalah terkait bagaimana membangun iklim investasi dalam negeri untuk pertumbuhan dan pembangunan perekonomian di Indonesia.

Banyak cara untuk meningkatkan investasi dalam negeri, salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah tabungan nasional. Selain itu, iklim politik dan pemerintahan dalam negeri harus stabil dan kondusif. Karena hal itu juga menentukan keputusan para investor untuk berinvestasi dalam negeri.

Mengingat investasi sangat penting dalam membangun perekonomian nasional, dibutuhkan peran pemerintah dalam mengupayakan berbagai kebijakan dan regulasi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Semisal dengan cara merumuskan dan menetapkan kebijakan yang mendorong peningkatan investasi dalam negeri, yaitu seperti menghapus perizinan yang menyulitkan investor asing masuk ke dalam negeri.

Selain itu, pemerintah bisa memperbaiki serta membenahi berbagai infrastrukur, sarana dan prasarana yang ada di dalam negeri. Karena hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan para investor asing masuk. Pemerintah juga perlu memperhatikan pengembangan sumber daya manusia sebagai subyek perekonomian nasional.

Jadi tidak cukup hanya dengan investasi material, tetapi juga memerlukan human investment. Terakhir dengan cara stabilisasi perekonomian dan politik dalam negeri. Karena hal itu juga menopang perekonomian nasional untuk selalu berkembang.
(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved