Kasus Pelindo II, IPW Desak Polri Segera Periksa RJ Lino

Jum'at, 11 September 2015 - 10:39 WIB
Kasus Pelindo II, IPW...
Kasus Pelindo II, IPW Desak Polri Segera Periksa RJ Lino
A A A
JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) meminta elite Polri tidak sekadar omong doang membuktikan janjinya untuk melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II. Janji itu diucapkan para elite Polri pasca dicopotnya Komjen Pol Budi Waseso dari Kabareskrim.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan, salah satu bukti nyata yang harus diberikan elite Polri adalah segera memeriksa Dirut Pelindo II RJ Lino. Sebab, sebelumnya Polri sudah melakukan penggeledaan di ruang kerja RJ Lino di Pelabuhan Tanjung Priok.

Jika memang sudah memiliki alat bukti yang kuat tentang keterlibatannya dalam dugaan korupsi, Polri diminta tidak ragu ragu menjadikan RJ Lino sebagai tersangka untuk kemudian menahannya.

"Sejumlah bukti bukti sudah didapatkan, sehingga tidak ada alasan bagi Polri untuk tidak segera memeriksa RJ Lino," kata Neta melalui pers rilis yang diterima Sindonews, Jumat (11/9/2015).

Dari penelusuran IPW, terungkapnya dugaan korupsi di PT Pelindo II mencuat tatkala sejumlah pekerjanya melakukan mogok kerja dua bulan lalu. Beberapa hari setelah itu para pekerja melapor ke Polri mengenai adanya korupsi di PT Pelindo II yang diduga melibatkan RJ Lino.

Polri lalu memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan hingga kemudian menggeledah Kantor RJ Lino. Melihat fakta-fakta ini, tidak ada alasan bagi Polri untuk menghentikan mengusut perkara korupsi ini.

"Kecuali jika elite Polri sudah ikut-ikutan melindungi kasus-kasus korupsi besar," kata Neta.

Jika Polri tidak segera melanjutkan kasus Pelindo II, lanjutnya, para koruptor akan menjadi besar kepala karena merasa bisa menjatuhkan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso. Karena itu, IPW berharap kasus-kasus korupsi yang sudah dibongkar Polri selama ini bisa dituntaskan agar Polri tidak dilecehkan para koruptor.

Selain kasus Pelindo II, IPW juga meminta Polri melanjutkan kasus dugaan korupsi di Pertamina Foundation yang diduga melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara.

"IPW menndesak Polri tetap melanjutkan kasus tersebut agar terungkap secara transparan," tegas Neta.

PILIHAN:
PN Jaksel Gelar Sidang Praperadilan PT VSI

Keppres Bukti Jika 3 Menteri PDIP Tak Rangkap Jabatan
(kri)
Berita Terkait
Crane Jatuh dan Timpa...
Crane Jatuh dan Timpa Kereta di Thailand, 28 Orang Tewas
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Crane Terguling dan Menimpa Rumah Warga di Depok
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Crane Terbalik Saat...
Crane Terbalik Saat Angkat Beton 9 Ton di Proyek Jembatan, Evakuasi Berlangsung Menegangkan
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya...
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya Besi Proyek di Rel MRT Kawasan Blok M
Polisi Tetapkan 1 Tersangka...
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Crane Roboh di Depok
Berita Terkini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved