Geliat PDIP Ingin Kudeta Pemimpin DPR dari Tangan KMP

Kamis, 10 September 2015 - 10:48 WIB
Geliat PDIP Ingin Kudeta...
Geliat PDIP Ingin Kudeta Pemimpin DPR dari Tangan KMP
A A A
JAKARTA - Kursi empuk Pemimpin DPR yang dikuasai barisan Koalisi Merah Putih (KMP) ternyata masih menyisakan ruang bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), untuk merebut barisan tampuk tertinggi di DPR itu.

Indikasi ini terlihat dari belum adanya keputusan dari partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini untuk melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) kader PDIP, seperti Puan Maharani, Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung .

Pemikiran ini diungkapkan pengamat politik Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus. Menurutnya, ada aroma kejanggalan di balik PAW tiga kader PDIP yang hingga kini belum dilaksanakan.

"Sangat mungkin ada juga unsur kesengajaan dari PDIP sembari menunggu peluang-peluang yang ada di DPR. Misalnya dengan belum jelasnya pengganti Puan, dia masih bisa berpindah lagi ke parlemen jika ada kursi kekuasaan yang bisa diduduki," kata Lucius saat dihuhungi Sindonews, Kamis (10/9/2015).

Menurut Lucius, setelah hampir setahun Puan dan Tjahjo menjabat sebagai menteri, proses pengunduran diri dari keanggotaannya di DPR bersifat mendesak. Sehingga tidak dapat seorang menteri Kabinet Kerja merangkap jabatan di parlemen.

"Kalau belum diproses juga sudah keterlaluan ya PDIP itu. Secara etis ini sebuah pembiaran yang tak bisa dicerna akal sehat," tegas Lucius.

Bagi Lucius, membiarkan kursi PDIP di DPR kosong jelas menelantarkan aspirasi dari masyarakat di daerah pilih yang bersangkutan. Aspirasi rakyat mandeg lantaran tidak memiliki wakil yang duduk di parlemen.

"Saya kira ini masalah iktikad yang tidak baik dari PDIP maupun kader yang bersangkutan sendiri," tandas Lucius.

Seperti diketahui, ketiga kader PDIP itu saat ini tengah duduk di kursi menteri Kabinet Kerja. Puan Maharani menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Pramono Anung menjabat Sekretaris Negara (Sesneg).

Pilihan:

Kronologi 'Ambruknya' JK di RSCM
(maf)
Berita Terkait
DPR Ingatkan Pemerintah...
DPR Ingatkan Pemerintah Pengeluaran Anggaran Tepat Sasaran dan Bermanfaat
DPR Terus Kritisi 5...
DPR Terus Kritisi 5 Kementerian Pakai Rekening Pribadi Kelola APBN
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Tiga Masalah di Balik...
Tiga Masalah di Balik Kebijakan New Normal
Berita Terkini
Mantan Pemimpin La Via...
Mantan Pemimpin La Via Campesina Jadi Sekjen Partai Buruh
Menakar Masa Depan di...
Menakar Masa Depan di Balik Dana Abadi Daerah
Calon Pekerja Migran...
Calon Pekerja Migran Indonesia ke Jepang Kini Bisa Akses KUR PMI
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Ganjar Yakin Jateng Tetap Kandang Banteng
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Pertarungan Terbuka Megawati vs Jokowi
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved