PAW Puan-Tjahjo Sudah Diproses Tahun Lalu

Rabu, 09 September 2015 - 22:45 WIB
PAW Puan-Tjahjo Sudah...
PAW Puan-Tjahjo Sudah Diproses Tahun Lalu
A A A
JAKARTA - PDIP membantah telah membiarkan dua kadernya, Puan Maharani dan Tjahjo Kumolo, merangkap jabatan sebagai menteri sekaligus anggota DPR. Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebelumnya merupakan anggota DPR dari Fraksi PDIP.

Wakil Wasekjen (Sekjen) PDIP Ahmad Basarah mengungkap, pihaknya telah memproses pengunduran diri Puan maupun Tjahjo sejak setahun lalu, saat keduanya ditunjuk menjadi pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sebenarnya proses pergantian antar waktu (PAW) DPR atas nama Puan Maharani dan Tjahjo Kumolo sudah diproses sejak awal mereka terpilih menjadi menteri," ujar Basarah saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Keterlambatan proses PAW anggota Fraksi PDIP DPR, menurut Basarah, bukan hanya dialami oleh calon anggota pengganti Puan maupun Tjahjo di DPR. Namun juga dialami oleh Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.

"Dalam sengketa Pemilu Legislatif 2014 lalu, Andreas sudah diputuskan oleh Mahkamah Partai dan pleno DPP sebagai Anggota DPR. Namun UU MD3 mengatur sangat kaku perihal pergantian antar waktu anggota DPR tersebut, sehingga nasib Andreas Pareira juga masih terkatung-katung hingga saat ini," jelasnya.

Basarah pun mengaku pernah melihat surat dokumen pengunduran diri kedua kader PDIP tersebut di Sekratariat Fraksi PDIP di DPR. Namun, karena belum ada calon penggantinya maka PAW tersebut menjadi terkendala.

"Karena proses pengusulan pemberhentian seseorang dari jabatan anggota DPR oleh DPP Partai kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus dibarengi dengan usulan nama calon pengganti antar waktunya," tandasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Indonesia di Pintu Krisis,...
Indonesia di Pintu Krisis, Politikus PDIP Minta Presiden Tegas dan Cepat
Evita Nursanty Minta...
Evita Nursanty Minta Pengawasan Industri Diperketat saat New Normal
Bantah Cucu PKI, Arteria...
Bantah Cucu PKI, Arteria Tegaskan Keluarganya Ngotot Jalur Hukum
Cukup Aspiratif, Kepemimpinan...
Cukup Aspiratif, Kepemimpinan Puan di DPR Patut Diapresiasi
Fraksi PDIP Sebut RUU...
Fraksi PDIP Sebut RUU Ciptaker Bentuk Negara Hadir untuk Bantu Rakyat
Politikus DPR RI Fraksi...
Politikus DPR RI Fraksi PDIP, Jimmy Demianus Ijie Meninggal
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved