Jamaah Dilarang Berziarah ke Jeddah

Selasa, 08 September 2015 - 09:25 WIB
Jamaah Dilarang Berziarah...
Jamaah Dilarang Berziarah ke Jeddah
A A A
JEDDAH - Pemerintah mengimbau jamaah haji Indonesia tidak melakukan ziarah ke sejumlah tempat di Kota Jeddah seusai melaksanakan ibadah haji.

Imbauan ini dikeluarkan setelah pemerintah Arab Saudi membuat peraturan yang melarang jamaah haji masuk ke Kota Jeddah. Sesuai kesepakatan dengan Pemerintah Arab Saudi, musim haji tahun ini Jeddah tak lagi jadi kota transit. Terkait keputusan itu, Muassasah Adila telah mengirim surat ke Pemerintah Indonesia.

”Sebagai konsekuensinya, jamaah tidak diperkenankan keluyuran di Jeddah,” kata Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil seusai memimpin rapat koordinasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Jeddah kemarin. Muassasah merupakan lembaga yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk mengurus penyelenggaraan dan pelayanan jamaah haji.

Djamil mengungkapkan, jika jamaah nekat masuk Jeddah, dikhawatirkan akan ditangkap petugas keamanan Arab Saudi. Tahun ini Kemenag telah memutuskan tidak ada lagi jamaah haji Indonesia yang menginap di Hotel Transito, Jeddah, seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, pesawat yang membawa rombongan jamaah haji tetap mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah untuk gelombang kedua kedatangan. Rombongan jamaah begitu mendarat langsung didorong ke Mekkah.

Begitu pun saat kepulangan gelombang pertama akan diterbangkan dari Jeddah tanpa ada lagi waktu tinggal di kota pinggir Laut Merah. Dari pengalaman sebelumnya, jamaah berusaha mengisi waktu dengan mengunjungi tempat wisata seperti Laut Merah dan berbelanja. ”Kita minta jangan masuk ke Jeddah karena kota ini memang bukan tempat yang terkait dengan prosesi ibadah haji,” tandasnya.

Mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Wali Songo Semarang, Jawa Tengah ini menambahkan, saat ini mereka sedang mengkaji pembuatan aturan yang resmi dan kemudian disosialisasikan ke jamaah. Menurut dia, kalau muassasah sudah meminta Kota Jeddah tidak dimasuki lagi, semua jamaah, termasuk jamaah haji plus, tidak lagi berziarah.

Karena bukan kota yang menjadi lokasi prosesi haji, pihaknya tidak memiliki sektor dan petugas yang mengurus dan melayani jamaah. Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Darmakitri Syailendra sangat mendukung pelarangan berziarah tersebut.

”Karena implikasinya banyak sekali. Jamaah harus menyediakan bus sendiri dan bisa tersesat,” tegasnya. Dia mengusulkan agar ada sanksi tegas kepada pihakpihak yang tetap memaksakan diri berziarah ke Jeddah.

Laporan Wartawan Koran Sindo
Sunu Hastoro F
Jeddah
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved