Pesawat Singapura Langgar Perbatasan

Selasa, 08 September 2015 - 09:16 WIB
Pesawat Singapura Langgar...
Pesawat Singapura Langgar Perbatasan
A A A
JAKARTA - Pelanggaran wilayah perbatasan oleh negara tetangga kembali terjadi. Kali ini pesawat tempur milik Singapura kedapatan memasuki wilayah udara Indonesia, terutama di utara Pulau Bintan.

Pemerintah pun didesak mengambil alih Flight Identification Region (FIR) karena menyangkut kedaulatan wilayah udara. Komandan Landasan Udara (Danlanud) Tanjung Pinang Letkol Pnb I Ketut Wahyu Sanjaya mengakui pesawat militer milik Singapura kerap masuk ke wilayah Indonesia. Hal ini tidak lepas dari perjanjian antara Indonesia-Singapura pada 1995 silam mengenai Military Training Area (MTA).

”MTA 1 ada di atas Sumatera, sedangkan MTA 2 di utara Pulau Bintan. Jadi, karena mereka enggak punya ruang udara, mereka sign perjanjian itu. Namun, dalam lima tahun berjalan lebih banyak merugikan Indonesia sehingga pada 2000 tidak diperpanjang,” ucapnya kemarin. Meski sudah tidak diperpanjang, kata Ketut, Singapura tetap berusaha memperpanjang, bahkan menyatakan daerah tersebut berbahaya.

Kondisi ini semakin diperkuat dengan tidak adanya kekuatan udara TNI AU di Pulau Kepulauan Riau. ”Adanya di Pekan Baru dan Pontianak. Jaraknya ke Bintan Jauh sekali,” katanya.

Sucipto
(ars)
Berita Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved