Fadli Zon Ancam Laporkan Balik Para Pelapor ke MKD
Senin, 07 September 2015 - 17:13 WIB
Fadli Zon Ancam Laporkan Balik Para Pelapor ke MKD
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mempersilakan pihak-pihak yang melaporkan kehadiran Ketua DPR Setya Novanto dalam kampanye politik salah satu kandidat bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Namun demikian, Fadli memperingatkan, tidak akan mentolerir pihak yang melapor tanpa dasar informasi yang salah ataupun tidak utuh.
"Anggota yang mau lakukan itu (lapor ke MKD) silakan saja. Namun perlu dicatat jika mereka melaporkan atas dasar informasi yang salah atau tak utuh, akan saya laporkan balik," kata Fadli melalui pesan singkat, Senin (7/9/2015).
Lebih lanjut, Fadli menilai, sejumlah anggota DPR yang melaporkan kunjungan pemimpin DPR ke Amerika Serikat tersebut tidak mengerti apa saja tugas dari parlemen. Menurut Fadli, pertemuan antara delegasi yang dipimpin Setya Novanto dengan Donald Trump merupakan bagian dari strategi diplomasi.
"Mereka harusnya tahu tugas parlemen termasuk dalam diplomasi," kata Fadli.
Sebelumnya, sejumlah anggota DPR berinisiatif melaporkan kehadiran Ketua DPR Setya Novanto dalam kampanye politik salah satu peserta konvensi bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Beberapa anggota DPR tersebut di antaranya, Akbar Faisal dari Fraksi Nasdem, Adian Napitupulu, Charles Honoris, Budiman Sujatmiko, ketiganya dari Fraksi PDIP, dan Maman Imanul Haq dari Fraksi PKB.
Mereka menerahkan alat bukti berupa kliping pemberitaan dari sejumlah media massa yang terbit di luar negeri yang memuat berita kehadiran pemimpin DPR dalam kampanye Donald Trump.
PILIHAN:
Mantan Ketum PPP Tertawakan 'Pengkhianatan' PAN
Tiga Menteri Kabinet Kerja Belum Mundur dari DPR
Namun demikian, Fadli memperingatkan, tidak akan mentolerir pihak yang melapor tanpa dasar informasi yang salah ataupun tidak utuh.
"Anggota yang mau lakukan itu (lapor ke MKD) silakan saja. Namun perlu dicatat jika mereka melaporkan atas dasar informasi yang salah atau tak utuh, akan saya laporkan balik," kata Fadli melalui pesan singkat, Senin (7/9/2015).
Lebih lanjut, Fadli menilai, sejumlah anggota DPR yang melaporkan kunjungan pemimpin DPR ke Amerika Serikat tersebut tidak mengerti apa saja tugas dari parlemen. Menurut Fadli, pertemuan antara delegasi yang dipimpin Setya Novanto dengan Donald Trump merupakan bagian dari strategi diplomasi.
"Mereka harusnya tahu tugas parlemen termasuk dalam diplomasi," kata Fadli.
Sebelumnya, sejumlah anggota DPR berinisiatif melaporkan kehadiran Ketua DPR Setya Novanto dalam kampanye politik salah satu peserta konvensi bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Beberapa anggota DPR tersebut di antaranya, Akbar Faisal dari Fraksi Nasdem, Adian Napitupulu, Charles Honoris, Budiman Sujatmiko, ketiganya dari Fraksi PDIP, dan Maman Imanul Haq dari Fraksi PKB.
Mereka menerahkan alat bukti berupa kliping pemberitaan dari sejumlah media massa yang terbit di luar negeri yang memuat berita kehadiran pemimpin DPR dalam kampanye Donald Trump.
PILIHAN:
Mantan Ketum PPP Tertawakan 'Pengkhianatan' PAN
Tiga Menteri Kabinet Kerja Belum Mundur dari DPR
(kri)