Biden Siap Maju, Donor Hillary Tak Akan Berpaling

Sabtu, 29 Agustus 2015 - 10:56 WIB
Biden Siap Maju, Donor...
Biden Siap Maju, Donor Hillary Tak Akan Berpaling
A A A
Donor memiliki peranan penting untuk kesuksesan kandidat calon presiden (capres) Partai Demokrat dalam pemilihan pendahuluan.

Apalagi, Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Joe Biden mempertimbangkan masuk menjadi bagian dari barisan kandidat capres Partai Demokrat tidak akan memengaruhi total dukungan para donor kepada Hillary Clinton.

Untuk merebut hati donor, Biden tampaknya harus mampu tampil lebih meyakinkan dan menawarkan sesuatu yang beda jika ikut bertarung dalam perebutan nominasi. Sebab, tantangan melawan Hillary tidak akan mudah. Dia tentu harus mampu “mencuri” dukungan donor yang banyak terkonsentrasi kepada Hillary, meski beberapa sudah ada yang condong kepada Biden.

Karin Birkeland misalnya. Konglomerat papan atas Partai Demokrat itu mengaku tidak mudah untuk berpaling dari Hillary. Sebab, sama seperti saat mendukung Presiden Barack Obama pada Pemilu Presiden 2012, Birkeland konsisten menopang orang andalannya untuk menjadi orang nomor satu di AS.

“Hal itu tidak berarti saya membenci Biden. Saya sangat menyukainya kok . Tapi, saat ini, kami harus berdiri bersama- sama di satu garis dan kami akan melakukannya untuk Hillary,” ujar Karin dikutip Reuters . “Hillary memiliki daftar riwayat hidup yang jauh lebih baik. Dia terlihat sudah siap menjadi presiden, masih lebih muda, dan tentunya seorang perempuan,” sambungnya.

Anggota Partai Demokrat lainnya juga mengutarakan hal serupa. “Kapal Biden sudah berlalu,” kata politikus itu tanpa ingin disebutkan namanya, untuk menghormati Wapres AS tersebut. Dia juga menjadi pendukung setia Obama. Saat pemilu dulu, dia memberikan sokongan pengaliran dana sekitar USD500.000. Dan, pada pemilu tahun depan, dia juga ingin menopang Hillary sampai berjaya.

Dari 13 teratas donor dan kelompok pendukung setia kandidat capres Demokrat yang diwawancarai Reuters pada Februari lalu, tujuh di antaranya mengaku akan mendukung Hillary. Mereka tidak hanya akan memberikan dukungan moral, tapi juga finansial, meski tidak diketahui seberapa besar donasi yang akan dikucurkan.

MUH SHAMIL
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved