Truk Hantam 4 Kendaraan, 4 Tewas dan 5 Luka Parah

Selasa, 25 Agustus 2015 - 09:49 WIB
Truk Hantam 4 Kendaraan,...
Truk Hantam 4 Kendaraan, 4 Tewas dan 5 Luka Parah
A A A
PASURUAN - Kecelakaan tragis terjadi di jalur Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, kemarin. Empat orang meninggal dunia setelah truk trailer yang mengalami rem blong menghantam 4 kendaraan di depannya.

Kecelakaan maut itu juga mengakibatkan 5 orang terluka parah. ”Pemeriksaan awal menunjukkan pengemudi truk kehilangan kendali setelah rem kendaraan tak berfungsi. Sementara data-data masih kami kumpulkan dulu, baik dari olah TKP (tempat kejadian perkara) maupun keterangan saksi-saksi,” kata Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Hendro Gunawan kemarin.

Kecelakaan bermula dari truk trailer L 8563 UV yang melaju kencang di jalanan menurun Dusun Pelem, Desa Bulusari, Gempol. Akibat rem blong, truk yang dikemudikan Asep Hariyanto, warga Rejoso, Pasuruan, itu menjadi tak terkendali. Dalam kondisi jalanan cukup padat, truk menghantam mobil Daihatsu Ayla di depannya. Tabrakan hebat itu membuat Ayla terpental ke sisi kanan jalan.

Nahas, dari arah berlawanan melaju truk bermuatan air mineral. Tabrakan kembali tak terhindari. Daihatsu Ayla menghantam bodi truk, membuatnya ringsek. Adapun truk trailer terus melaju kencang dan menabrak mobil pikap N 8055 GC bermuatan singkong.

Belum berhenti, truk lantas menyeruduk tiga sepeda motor, yaitu Yamaha Jupiter, Honda Beat, dan Honda Vario. ”Truk baru berhenti setelah menabrak sebuah gudang di pinggir jalan. Tabrakan beruntun itu mengakibatkan sejumlah korban bergeletakan di jalan. Mengerikan,” kata Slamet, warga sekitar.

Dia menuturkan, sejumlah warga berupaya mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun nyawa pengemudi dan penumpang Daihatsu Ayla tak tertolong. Mereka meninggal di lokasi kejadian akibat tergencet kabin mobil yang ringsek. Para korban ini, Misdi, 40, dan Zulfiah, 50, warga Bangil, Pasuruan, serta Danoe Supriyanti, 47, warga Pandaan, Pasuruan.

Seorang korban meninggal lain diidentifikasi sebagai Sutopo JR, 40, warga Kecamatan Gayungan, Surabaya. Korban merupakan pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter. ”Korban luka parah di bagian perut. Dia juga meninggal di lokasi kejadian,” tambah Slamet.

Berdasarkan data kepolisian, korban luka adalah R Benny HS, warga Sukadana, Lampung Timur; Imam Syafii, 38, Andik Ariawan, 38, (keduanya warga Gempol, Pasuruan) serta Sunaryo, 40, dan Suhendri, 20, warga Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Akibat kecelakaan, arus lalu lintas di kedua lajur macet parah. Kendaraan menuju Surabaya dari arah Malang maupun sebaliknya tersendat. Kemacetan bahkan mengular hingga 3 km. ”Tadi sore (kemarin) sudah normal, petugas segera mengevakuasi korban dan kendaraan. Adapun penyidikan masih berlangsung,” sebut AKP Hendro Gunawan.

Arie yoenianto
(ftr)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved