Bom Thailand Tak Terkait Jaringan Global

Jum'at, 21 Agustus 2015 - 07:46 WIB
Bom Thailand Tak Terkait...
Bom Thailand Tak Terkait Jaringan Global
A A A
BANGKOK - Thailand menegaskan tidak ada kelompok teror internasional yang terlibat dalam ledakan bom di Bangkok.

Polisi Bangkok memburu 10 tersangka yang terlibat dalam serangan tersebut dan satu warga asing. Belum ada pihak yang bertanggung jawab dalam serangan pada Senin malam (17/8) lalu di Kuil Erawan di Bangkok. Pemerintah juga belum menuding satu kelompok baik di dalam negeri atau luar negeri yang terkait dengan ledakan bom yang terburuk dalam sejarah Negeri Gajah Putih tersebut. Terkait korban ledakan, 67 orang masih dirawat di rumah sakit, 12 orang di antaranya dalam kondisi kritis.

”Badan keamanan sudah bekerja sama dengan lembaga dari negara sekutu. Kita menyimpulkan kalau insiden tersebut tidak terkait dengan terorisme internasional,” kata Kolonel Winthai Suvaree, juru bicara junta militer Thailand atau dikenal sebagai Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban. Dia tidak menyebutkan siapa atau kelompok yang bertanggung jawab dalam serangan tersebut. Kuil Erawan merupakan tempat ibadah yang cukup populer bagi wisatawan China dan negara Asia Timur. Apalagi, 14 warga asing termasuk korban tewas dari total 20 orang.

”Wisatawan China bukan target utama,” tutur Winthai dikutip Reuters . China merupakan mitra perdagangan utama bagi Thailand dan menjadi sumber wisatawan. Polisi juga mencari pemuda yang tertangkap kamera pengintai di mana dia membawa tas punggung yang diduga berisi bom. Polisi belum memastikan apakah pria berkaus kuning itu mungkin saja warga Thailand atau bisa juga warga asing. Mereka juga meminta bantuan Interpol untuk memburuk pria tersebut yang diduga sebagai pelaku utama.

”Kita meminta bantuan Interpol hari ini (kemarin),” kata Mayor Jenderal Apichart Suriboonya, kepala Unit Interpol Thailand, kepada AFP . Kepala Polisi Nasional Thailand Somyot Poompanmoung mengungkapkan, hasil penyelidikan polisi menunjukkan para tersangka pengeboman diduga merencanakan serangan itu sedikitnya satu bulan. Serangan itu, kata Somyot, pasti dilakukan ”jaringan besar dan luas”.

”Itu (serangan) melibatkan siapa yang bertugas memantau jalanan, menyiapkan bom dan siapa yang berada di lokasi ledakan. Ada juga orang yang mengetahui rute pelarian,” katanya. Dia menyatakan sedikitnya 10 orang terlibat dalam serangan tersebut. Dari Jakarta, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Lalu Muhamad Iqbal menerangkan tidak ada korban WNI lain dalam dua serangan bom di Bangkok pada awal pekan ini.

” WNI yang menjadi korban sudah kami tangani dengan baik. Jenazah korban meninggal sudah dipulangkan tadi malam (Rabu malam),” kata Iqbal dalam konferensi pers di kantor Kemlu, Jakarta, kemarin.

Andika/shamil
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved