Soal JK-Rizal Ramli, Jokowi Diminta Tunjukkan Kepemimpinannya
Rabu, 19 Agustus 2015 - 22:05 WIB
Soal JK-Rizal Ramli, Jokowi Diminta Tunjukkan Kepemimpinannya
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu menunjukkan sikap kepemimpinannya terkait silang pendapat antara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli dengan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla maupun Menteri BUMN Rini Soemarno.
Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsy berpendapat, semestinya rapat kabinet dapat meluruskan dua persoalan tersebut. "Dan presiden harus menunjukkan leadershipnya di depan para menterinya," kata dia melalui pesan tertulis kepada Sindonews, Rabu (19/8/2015) malam.
Selain itu, Jokowi perlu memberikan arahan yang jelas mengenai kebijakan pembangunan yang diinginkannya. Sehingga, tidak terjadi saling 'senggol' antara para menteri.
"Misalkan saja, soal pembelian pesawat baru untuk Garuda, masih terjadi silang pendapat antara Rizal Ramli dengan Rini Soemarno. Ataupun soal pembangkit tenaga listrik, yang juga terjadi silang pendapat antara Rizal Ramli deng Wapres Jusuf Kalla," terangnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan, jangan sampai rakyat dibingungkan dengan persoalan tersebut, presiden dimintanya memberikan sikapnya yang jelas mengenai arah pembangunan.
Alhabsy khawatir, bila tidak ada arahan yang jelas dari presiden, sedangkan sesama menteri bahkan wapres saling beda pendapat, maka yang terjadi kabinet tidak solid. Akibatnya pembangunan Indonesia akan semakin terseok.
"Dan tentunya persoalan ini akan berakibat pada lesunya investasi di Indonesia," pungkasnya.
PILIHAN:
Soal Wacana Pembubaran KPK, Fahri Sepaham dengan Megawati
Megawati Tidak Pantas Wacanakan Pembubaran KPK
Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsy berpendapat, semestinya rapat kabinet dapat meluruskan dua persoalan tersebut. "Dan presiden harus menunjukkan leadershipnya di depan para menterinya," kata dia melalui pesan tertulis kepada Sindonews, Rabu (19/8/2015) malam.
Selain itu, Jokowi perlu memberikan arahan yang jelas mengenai kebijakan pembangunan yang diinginkannya. Sehingga, tidak terjadi saling 'senggol' antara para menteri.
"Misalkan saja, soal pembelian pesawat baru untuk Garuda, masih terjadi silang pendapat antara Rizal Ramli dengan Rini Soemarno. Ataupun soal pembangkit tenaga listrik, yang juga terjadi silang pendapat antara Rizal Ramli deng Wapres Jusuf Kalla," terangnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan, jangan sampai rakyat dibingungkan dengan persoalan tersebut, presiden dimintanya memberikan sikapnya yang jelas mengenai arah pembangunan.
Alhabsy khawatir, bila tidak ada arahan yang jelas dari presiden, sedangkan sesama menteri bahkan wapres saling beda pendapat, maka yang terjadi kabinet tidak solid. Akibatnya pembangunan Indonesia akan semakin terseok.
"Dan tentunya persoalan ini akan berakibat pada lesunya investasi di Indonesia," pungkasnya.
PILIHAN:
Soal Wacana Pembubaran KPK, Fahri Sepaham dengan Megawati
Megawati Tidak Pantas Wacanakan Pembubaran KPK
(kri)