Jokowi Lupa Banyak Tokoh Layak Belum Diberi Penghargaan
Minggu, 16 Agustus 2015 - 11:23 WIB
Jokowi Lupa Banyak Tokoh Layak Belum Diberi Penghargaan
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan puluhan bintang penghargaan kepada sejumlah tokoh di Istana Negara beberapa waktu lalu. Namun ada sebagian yang menerima penghargaan itu disebut-sebut merupakan pendukung Jokowi.
Pengamat politik Populi Center, Nico Harjanto tidak setuju jika pemberian bintang penghargaan itu dikatakan banyak diterima pendukung Jokowi semasa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Menurutnya, pemberian penghargaan diyakini sudah melalui pertimbangan dan seleksi yang panjang. "Nama-nama (peraih penghargaan bintang) yang dekat (Jokowi) saya kira wajar saja," tutur Nico saat dihubungi, Sabtu (16/8/2015).
"Karena presiden dekat dengan banyak pihak. Bahkan disayangkan ada beberapa tokoh lagi yang harusnya diberikan tanda jasa tapi belum," imbuhnya.
Meski dinilai wajar, Nico mengaku Jokowi lupa bahwa sebenarnya masih banyak tokoh di Republik ini yang layak mendapat perhargaan di luar para pendukung-pendukungnya.
"Misalnya, yang sudah berjasa membantu Indonesia melunasi utang-utang IMF, dunia sains dan teknologi. Kita juga kurang melihat wajah-wajah dari pelosok," paparnya.
Melalui sejumlah Keputusan Presiden (Keppres), Jokowi telah menganugerahkan tanda kehormatan kepada puluhan tokoh nasional. Tidak sedikit mereka yang menerima disebut-sebut pendukung Jokowi.
Bahkan tak sedikit penghargaan diterima oleh Kepala Daerah yang notabene berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang telah mengusungnya menjadi Presiden.
Pengamat politik Populi Center, Nico Harjanto tidak setuju jika pemberian bintang penghargaan itu dikatakan banyak diterima pendukung Jokowi semasa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Menurutnya, pemberian penghargaan diyakini sudah melalui pertimbangan dan seleksi yang panjang. "Nama-nama (peraih penghargaan bintang) yang dekat (Jokowi) saya kira wajar saja," tutur Nico saat dihubungi, Sabtu (16/8/2015).
"Karena presiden dekat dengan banyak pihak. Bahkan disayangkan ada beberapa tokoh lagi yang harusnya diberikan tanda jasa tapi belum," imbuhnya.
Meski dinilai wajar, Nico mengaku Jokowi lupa bahwa sebenarnya masih banyak tokoh di Republik ini yang layak mendapat perhargaan di luar para pendukung-pendukungnya.
"Misalnya, yang sudah berjasa membantu Indonesia melunasi utang-utang IMF, dunia sains dan teknologi. Kita juga kurang melihat wajah-wajah dari pelosok," paparnya.
Melalui sejumlah Keputusan Presiden (Keppres), Jokowi telah menganugerahkan tanda kehormatan kepada puluhan tokoh nasional. Tidak sedikit mereka yang menerima disebut-sebut pendukung Jokowi.
Bahkan tak sedikit penghargaan diterima oleh Kepala Daerah yang notabene berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang telah mengusungnya menjadi Presiden.
(maf)