PDIP Yakini Reshuffle Tinggal Tunggu Waktu

Rabu, 12 Agustus 2015 - 09:02 WIB
PDIP Yakini Reshuffle...
PDIP Yakini Reshuffle Tinggal Tunggu Waktu
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meyakini reshuffle atau perombakan kabinet oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan sekadar ancaman belaka.

Dengan kondisi ekonomi sekarang ini yang semakin menunjukkan kurang sigapnya tim ekonomi di pemerintahan Jokowi, PDIP meyakini reshuffle kabinet hanya tinggal menunggu waktu saja. PDIP menduga yang dilakukan Presiden Jokowi saat ini adalah meramu sekian masukan dan pertimbangan sehingga pada momentumnya nanti tinggal memutuskan pergantianbeberapamenterinya.”

Nah kalau reshuffle itu kan satu keniscayaan, hanya timing -nyaharus tepat,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Perekonomian Hendrawan Supratikno, di Jakarta, kemarin. Menurut Hendrawan, gelagat yang sudah ditunjukkan Jokowi seperti meminta masukan para ekonom di Istana Negara, juga bagaimana menyampaikan pernyataan tegas untuk mengganti menteri yang tidak menunjukkan perbaikan kinerja adalah sinyal kuat bahwa reshuffle kabinet segera dilakukan.

”Mungkin sekarang proses finalisasinya karena ada tiga hal yang harus dipertimbangkan. Pertama, memutuskan orang, siapa menempati posisi apa. Kedua, memutuskan waktu, kapan. Dan ketiga memutuskan apakah reshuffle mau dilakukan bertahap atau sekaligus,” ungkapnya. Seperti diketahui, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah beberapa kali mengisyaratkan akan melakukan reshuffle kabinet.

Pernyataan terakhir Jokowi terkait dengan kinerja pembantunya adalah saat acara Peringatan 38 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/8). Dalam acara tersebut, Jokowi menyatakan kalau ada perkembangan yang tidak baik di bidang ekonomi dan pembangunan infrastruktur, maka kemungkinannya ada dua hal yang bisa dilakukan yakni mencopot direksi di BUMN terkait atau mengganti menteri terkait.

”Kalau BUMN (salah), ya diganti direksinya. Kalau menterinya (salah), ya diganti menterinya. Saya sih simpel mikir-nya,” ujar Jokowi. Ketua DPP PDIP Andreas H Pareira mengungkapkan, Presiden Jokowi sejak awal pemerintahan terbentuk pernah mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap menteri-menteri pembantunya sebelum satu tahun bekerja.

Jadi, Jokowi tentu akan menggunakan hak prerogatifnya untuk mengganti menteri yang kinerjanya tidak bisa diharapkan lagi. ”Jadi soal itu (reshuffle ) sebenarnya soal waktu saja,” katanya.

Rahmat sahid
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Seperti Harimau, Elang...
Seperti Harimau, Elang Jawa Terancam Tinggal Cerita
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved