Pakde Karwo: Gaya Kolonialisme Masa Kini Lebih Canggih

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 22:18 WIB
Pakde Karwo: Gaya Kolonialisme...
Pakde Karwo: Gaya Kolonialisme Masa Kini Lebih Canggih
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Soekarwo mengungkapkan, kolonialisme di zaman modern bekerja dengan gaya dan cara yang modern pula.

Oleh karena itu kata dia, kolonialisme bisa berubah menjadi neo-kolonialisme, karena metode kerjanya berubah dan diperbaharui.

"Akan tetapi sekalipun cara dan metode kerja neo-kolonialisme itu berbeda dari kolonialisme tua," kata Soekarwo dalam pidatonya di acara Kongres III Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMNI) di Hall C-2, Ji-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 7 Agustus 2015.

Akan tetapi lanjut dia, pola kerja antara neo-kolonialisme dengan kolonialisme tua tetap sama, yaitu dominasi politik, eksploitasi ekonomi dan penetrasi kebudayaan.

"Hanya saja dilakukan dengan cara-cara yang lebih canggih dengan menyusup ke sendi-sendi hukum baik lewat perda maupun peraturan perundangan," ungkap Gubernur Jawa Timur ini.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini menegaskan, bahwa Pancasila dan Trisakti masih dibutuhkan, dan harus menjadi visi untuk menjalani hidup berbangsa dan bernegara.

"Sebabnya adalah, globalisasi yang melanda dunia ini bukan sesuatu yang alamiah dan netral, tetapi globalisasi itu telah menjadi gelombang pasang di mana neo kolonialisme dan neo-imperialisme saling berselancar di atasnya," tutur politikus Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, sistem politik, sistem ekonomi, sistem sosial budaya dan sistem hukum yang bergerak ke seluruh dunia, adalah sistem-sistem yang mengukuhkan dan melestarikan nilai-nilai pasar bebas.

Pilihan:

Presiden Jokowi Diminta Tak Buang Badan ke Rezim SBY

Kasus Suap Hakim, Akhirnya Kaligis Akui Kenal Gatot dan Evi
(maf)
Berita Terkait
Resmi Dilantik, Badar...
Resmi Dilantik, Badar Sumsel Siap jadi Mediator Rakyat dan Pemerintah
Langkah BUMN Libatkan...
Langkah BUMN Libatkan Milenial Diapresiasi Organisasi Kepemudaan
Organisasi Kepemudaan...
Organisasi Kepemudaan Bantaeng Turut Dilibatkan Percepatan Vaksinasi
PPI Mediasi OKP hingga...
PPI Mediasi OKP hingga Mahasiswa Deklarasi Tolak Paham Radikalisme
Dukung Aktivitas Kepemudaan,...
Dukung Aktivitas Kepemudaan, KNPI Luncurkan Bus Pemuda Turangga Seta
Syafii Efendi Terima...
Syafii Efendi Terima Mandat Organisasi Pemuda Islam Dunia
Berita Terkini
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved