Pemerintahan Jokowi Berupaya Hidupkan Hukum Kolonial Belanda

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 13:18 WIB
Pemerintahan Jokowi...
Pemerintahan Jokowi Berupaya Hidupkan Hukum Kolonial Belanda
A A A
JAKARTA - Pasal penghinaan kepada presiden adalah warisan kolonial Belanda. Pasal itu sengaja dibuat untuk melanggengkan kekuasaan kolonial Belanda saat itu.

Atas dasar inilah, Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa harus hati-hati dalam upaya menghidupkan pasal mengenai penghinaan kepada presiden tersebut.

"Kita kan dapat pasal ini dari Belanda. Pasal ini kan antara perlu dan tidak perlu," ujar Desmond ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (7/8/2015).

Politikus Partai Gerindra itu mengingatkan, Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya sudah membatalkan pasal tersebut. Dasar hukumnya, pasal itu dianggap bertentangan dengan konstitusi (UUD 1945) tidak sesuai dengan kebebasan warga negara dalam menyatakan
pendapat.

"Kalau melanggar UUD, kenapa harus dihidupkan lagi. Itu yang paling sederhana cara berpikirnya," tukasnya.

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) berupaya menghidupkan kembali pasal tersebut dengan mengajukan revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) ke DPR melalui Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly.

Baca: Momok Pasal Penghinaan Presiden.
(kur)
Berita Terkait
Pemberlakuan UU KUHP–KUHAP...
Pemberlakuan UU KUHP–KUHAP Jadi Sorotan
Guru Besar UNM Sebut...
Guru Besar UNM Sebut 2026 Jadi Pembuktian Tansformasi Hukum Indonesia
Pengamat Nilai RKUHAP...
Pengamat Nilai RKUHAP 2025 dan KUHP Nasional Tak Sinkron
DPR: KUHP dan KUHAP...
DPR: KUHP dan KUHAP Baru Pastikan Hanya Orang Jahat yang Dipenjara
Polri Pedomani KUHP-KUHAP...
Polri Pedomani KUHP-KUHAP Baru yang Berlaku Hari Ini
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved