Ini Sembilan Nama Kiai Anggota AHWA yang Beredar

Rabu, 05 Agustus 2015 - 16:18 WIB
Ini Sembilan Nama Kiai...
Ini Sembilan Nama Kiai Anggota AHWA yang Beredar
A A A
JOMBANG - Forum Syuriah telah memutuskan bahwa pemilihan Rois Aam PBNU menggunakan sistem Ahlu Halli Wal Aqdi (AHWA). Kesepakatan ini setelah dilakukan voting oleh 496 Rois Syuriah se-Indonesia.

Menjelang pemilihan Rois Aam beredar nama-nama yang masuk sebagai anggota AHWA. Mereka inilah yang akan menentukan siapa Rois Aam PBNU dalam Muktamar ke-33 NU ini.

Sembilan nama anggota AHWA itu adalah KH Tolkhah Hasan (Malang, Jawa Timur), KH Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri, Jawa Timur), KH Tuan Guru Turmudzi Baidrudin (Nusa Tenggara Barat), KH Dimyati Rois (Jawa Tengah), KH Maktum Hanan (Jawa Barat), KH Makruf Amin (DKI Jakarta), KH Ali Akbar Marbun (Sumatera Utara), KH Kholilurrohman (Kalimantan Selatan) dan terakhir adalah KH Sanusi Baco (Sulawesi Selatan). Nama-nama tersebut, beredar di kalangan wartawan di area Muktamar ke-33 NU.

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-33 NU Saifullah Yusuf mengatakan, nama-nama anggota AHWA memang sedang digodok oleh Forum Syuriah.

"Ya nanti nama-nama anggota AHWA akan diumumkan di hadapan muktamirin. Karena memang hak muktamirin untuk disetujui. Nanti akan diumumkan di forum bukan di sini," kata Gus Ipul di Media Center Muktamar ke-33 NU di Jombang, Rabu (5/8/2015).

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Miftahul Akhyar mengatakan mekanisme AHWA ini cukup vital dalam penentuan pucuk pimpinan tertinggi dalam NU. Rois Aam terpilih dalam Muktamar ini berhak menolak bakal calon ketua umum PBNU, sebelum diserahkan kepada muktamirin.

"Siapapun yang bakal calonnya akan dimintakan restu dahulu kepada Rois Aam sebelum ditetapkan sebagai calon. Setelah calon direstui baru kemudian dikembalikan ke muktamirin," kata Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Jannah.

Kiai Miftah melanjutkan, legitimasi Rois Aam lebih tinggi dibanding lainnya, sebab dia merupakan pemimpin tertinggi organisasi. Untuk menjadi Rois Aam juga tidak mudah. Memiliki keilmuan tinngi, terutama fiqih harus alim, mampu sebagai motor penggerak organisasi.

PILIHAN:
Sikapi Calon Tunggal di 7 Daerah, Bawaslu Gelar Pleno

Kejagung Tahan Eks Direktur Keuangan TVRI
(kri)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muhammadiyah Ucapkan...
Muhammadiyah Ucapkan Selamat Harlah 1 Abad NU
Sejarah Nahdlatul Ulama,...
Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai
Soal Muktamar Ke-34...
Soal Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama, Kiai Sepuh Serahkan ke Rais Aam
PBNU Luncurkan Lagu...
PBNU Luncurkan Lagu Satu Abad NU Berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban
Berita Terkini
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved