Menuangkan Spirit Perjuangan lewat Lagu dan Prangko

Selasa, 04 Agustus 2015 - 09:09 WIB
Menuangkan Spirit Perjuangan...
Menuangkan Spirit Perjuangan lewat Lagu dan Prangko
A A A
MAKASSAR - ”Ke Makassar satukan langkah Bergandeng tangan hadapi tantangan Teguhkan tekad bangun ukhuwah Rajut harapan perempuan berkemajuan .” ”Teguhkan ghirah `Aisyiyah sejati Lintasi zaman dengan nurani Bersendi ruh Islam nan murni Raih karunia ridho Illahi.” ”Abad ke dua kita mulai Makmurkan bumi sinari negeri Kibarkan panji matahari Meraih kejayaan abadi.”

Petikan syair lagu Seabad Aisyiyah ini dikumandangkan pada pembukaan Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke- 47 di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin. Melalui aransemen musisi Dwiki Dharmawan, terciptalah lagu yang menggambarkan dinamika perjalanan organisasi otonom Muhammadiyah ini.

Mars yang dinyanyikan dengan disertai pemutaran video klip ini, tecermin kiprah, sejarah, dan spirit perempuan-perempuan Aisyiyah yang selama ini berjuang dalam berdakwah demi Islam berkemajuan. Lagu ini diciptakan Ketua Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini.

Dwiki yang mengaransemen lagu ini menyebutnya sebagai salah satu lagu jihad karena mempunyai ruh dengan syair mencerminkan kiprah, sejarah dan perjuangan perempuan Muhammadiyah.

”Saya sudah membolak-balik sampai lima kali. Menaruh antara bait atas dan bawah, melogikakannya, bahkan menaruh di perasaan yang pas itulah yang tidak mudah. Saya ini bukan seniman, tapi lagu ini mencerminkan jihad,” ujar Dwiki di hadapan peserta Tanwir Aisyiyah kemarin.

Musisi jazz ini mengaku merasa kaget ketika disodori lirik yang sangat puitis dari Noordjannah sehingga harus memutar otak dalam mengaransemen nada dalam lagu tersebut. ”Terus terang saja, ketika saya diminta Ibu Noordjannah, saat itu saya dalam perjalanan panjang dari luar negeri. Jadi, praktis lirik yang dibuat Noordjannah itu harus saya buatkan musiknya banyak di pesawat,” tuturnya.

Tak hanya dalam bentuk lagu, spirit perjuangan Aisyiyah juga tergambar dalam prangko. Kemarin juga diluncurkan prangko ”Satu Abad Aisyiyah” guna menandai sejarah perjalanan aktivitas kader perempuan Muhammadiyah ini, baik bagi organisasi, bangsa dan negara dari masa ke masa.

”Prangko sengaja dipilih untuk menandai usia Satu Abad Aisyiyah. Filateli merupakan jaringan internasional yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan Aisyiyah pada dunia,” kata Panitia Internal Muktamar Aisyiyah, Lathifah Iskandar di Makassar kemarin.

Lathifah mengatakan, PT Pos menerbitkan tiga desain prangko Satu Abad Aisyiyah yang diluncurkan pada Tablig Akbar Aisyiyah di Balai Prajurit M Jusuf. Ketiga desain prangko tersebut menggambarkan kiprah Aisyiyah seperti dalam penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia I tahun 1928.

Terdapat juga desain prangko tentang peran Aisyiyah di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, kesejahteraan, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya yang memang melekat sebagai bagian dari gerakan Aisyiyah.

Dian Ramdhani/ANT
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Hidupkan Semangat Kongres...
Hidupkan Semangat Kongres Pemuda 1926, IKPPI Gelar Gema Pemuda 2026
Pelimpahan Berkas Gus...
Pelimpahan Berkas Gus Yaqut Tunggu Proses Ibadah Haji 2026 Selesai
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved