Manfaatkan Ponsel dan Internet untuk Dongkrak Produktivitas

Selasa, 04 Agustus 2015 - 08:53 WIB
Manfaatkan Ponsel dan...
Manfaatkan Ponsel dan Internet untuk Dongkrak Produktivitas
A A A
Petani Kenya kini kian canggih. Mereka lebih melek teknologi. Mereka kini disebut ”petani telepon” karena mulai memanfaatkan teknologi telepon seluler (ponsel) dan kecanggihan teknologi di dalamnya untuk membantu mengefisiensi pengelolaan tanaman.

Perangkat ponsel yang mereka pakai memberikan banyak kelebihan untuk membantu melakukan pekerjaan kebun di desa maupun kota. Raksasa teknologi IBM EZ saat ini sedang melakukan uji coba proyek pertanian di Kenya. Mereka ingin menjajaki bagaimana analisis data yang canggih dapat membantu petani bisa mengetahui situasi sebenarnya yang terjadi di kebun mereka setiap saat hanya dengan melihat TV plasma.

Monitor ditempatkan di sekitar tangki air guna memantau level air yang mengairi lahan pertanian. Langkah ini juga dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kelembaban dalam tanah serta kinerja peralatan irigasi. Ada juga kamera inframerah untuk melihat sejauh mana proses fotosintesis berlangsung. Alat tersebut dapat menunjukkan apakah pengairan tanaman terlalu banyak atau sedikit.

Semua data yang diperoleh dari kedua alat canggih itu disampaikan secara nirkabel ke IBM Cloud dan diakses petani melalui aplikasi smartphone . ”Para petani telepon ini hanya perlu mengunjungi peternakan mereka di akhir pekan,” ujar Ketua Peneliti Air dan Pertanian IBM Kala Fleming, dikutip BBC .

Dia menjelaskan bagaimana petani dengan cerdasnya mencari solusi untuk mengelola sumber daya air yang dibutuhkan guna mengairi dan menyuburkan tanaman mereka. ”Menciptakan jaringan digital untuk peternakan skala kecil dan para pengguna air juga memberikan kesempatan bagi organisasi lain yang ingin menggunakan layanan ini. Tentunya untuk menghasilkan pendapatan dan peningkatan produktivitas,” tambahnya.

Tidak terlalu banyak petani skala kecil akan mampu membeli peralatan canggih seperti itu. Namun, ada solusi yang lebih murah dan dapat memiliki efek yang sama yakni dengan memberdayakan petani yang kurang mendapat informasi dan sering menerima saran yang buruk. Harun Munuve, misalnya.

Petani yang menanam berbagai jenis tanaman di perkebunannya di Ruiru, beberapa kilometer sebelah utara Nairobi, mengatakan, ”Awalnya kami hanya mengandalkan informasi dari toko agrobisnis untuk mengetahui jenis bibit apa. Pada musim tanam terakhir, bibit yang ditanam di kebun lain ternyata tidak sesuai di daerah saya,” ceritanya.

Beruntung, Munuve termasuk generasi yang tidak gagap teknologi. Dia meminta bantuan aplikasi di situs MbeguChoice. Di ladangnya, Harun Munuve dapat mengonsultasikan data pertanian yang dia butuhkan melalui layar tabletnya. Aplikasi ini mengharuskan pengguna untuk menjawab beberapa pertanyaan sederhana tentang lokasi dan jenis tanaman yang diinginkan.

Termasuk, apa benih varietas yang tersedia dan bagaimana sifatnya. Seperti, periode pematangan dan tingkat kekeringan tanah yang dapat ditoleransi untuk menanam. Layanan lain yang dapat diterima seluruh petani ialah menggunakan pesan teks (SMS) untuk memberikan informasi. Sebab di kalangan petani di pedesaan, mereka masih menggunakan ponsel biasa.

Layanan SMS itu bernama WeFarm yang memungkinkan petani untuk bertanya tentang masalahmasalah khusus di ladang mereka, dan menerima jawaban dari para ahli. Lebih dari 4.500 petani mendaftar sejak diluncurkan pada Februari lalu.

Ananda Nararya
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved