Najib Razak Depak Wakil PM Malaysia

Rabu, 29 Juli 2015 - 09:08 WIB
Najib Razak Depak Wakil...
Najib Razak Depak Wakil PM Malaysia
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak secara mengejutkan mencopot Wakil PM Muhyiddin Yassin bersama empat menteri, termasuk Jaksa Agung Abdul Gani Patail.

Kursi Muhyiddin kini diambil alih Ahmad Zahid Hamidi. Pencopotan Muhyiddin diduga kuat buntut dari pernyataannya yang meminta ada penjelasan mengenai kasus korupsi perusahaan milik pemerintah 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret nama Najib Razak. Najib mengaku sulit mengeluarkan keputusan itu kendati melewati pertimbangan panjang.

Dia berdalih langkah ini diambil untuk memastikan jajaran pemerintahannya bisa fokus pada upaya pembangunan negara sebelum pemilihan umum (pemilu) ke-14 digelar pada 2018. ”Barisan menteri baru dalam keadaan apa pun perlu tetap bersatu,” kata Najib dalam konferensi pers di Putrajaya kemarin, dikutip Sinar Harian. ”Saya secara terbuka menerima kritik dan perbedaan pendapat dari para kabinet. Namun, perbedaan pendapat tidak boleh dilakukan dalam forum terbuka karena bertentangan dengan konsep tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Muhyiddin mengaku legawa atas pencopotan dirinya dari kursi wakil PM dan berterima kasih kepada Najib karena memberikannya kesempatan menduduki kursi pemerintahan sejak 10 April 2009. Selain itu, dia juga berterima kasih kepada semua menteri, jajaran kerajaan, para pemimpin organisasi, dan semua pihak yang mendukungnya. ”Saya menerima keputusan Perdana Menteri untuk menurunkan saya dari jabatan wakil PM dengan hati yang terbuka,” kata Muhyiddin.

”Selama saya menjabat sebagai wakil PM, saya mendukung semua dasar kebijakan kerajaan dan PM. Saya terlibat dalam penetapan dasar-dasar kerajaan dan memenuhi tanggung jawab,” lanjutnya. Meski dilengserkan, Muhyiddin ingin tetap berkontribusi positif terhadap negara. Saat ini dia menjadi wakil presiden Partai UMNO. ”Saya akan terus menjalankan amanah yang diberikan kepada saya. Saya akan berbakti untuk memperkuat partai serta mengembalikan kepercayaan rakyat. Saya hanya berserah diri kepada Allah SWT,” kata Muhyiddin.

Terkait kasus korupsi 1MDB, Muhyiddin mengaku akan tetap berpegang teguh terhadap prinsip dan pendiriannya yang berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang jujur. Keterbukaan itu demi menjaga hak rakyat, nama baik partai, dan kepentingan negara. Pengganti Muhyiddin, Ahmad, juga bersyukur atas kepercayaan Najib yang menunjuknya menjadi wakil PM baru. Ahmad sadar pemberian jabatan ini bukan sebuah ”kado” yang perlu dirayakan, melainkan sebuah tanggung jawab baru yang perlu dia jaga secara baik.

”Saya sendiri tidak menyangka dan melihat ini sebagai takdir,” katanya. Sehari sebelumnya Muhyiddin meminta Najib menjelaskan skandal 1MDB yang memiliki utang lebih dari USD 11 miliar dan terjerat tuduhan korupsi. Sejak 2009 kasus 1MDB berkembang menjadi tantangan terbesar yang mengganggu posisi Najib dan mengancam kejayaan UMNO sejak 1957 dalam pemilu mendatang. Muhyiddin mewanti-wanti koalisi partai Barisan Nasional akan kehilangan kekuasaan jika tidak mampu menjelaskan skandal 1MDB kepada masyarakat. Sejak awal Muhyiddin terkenal sebagai pejabat pemerintah yang berani mengkritik Najib.

Sementara itu, Zahid terkenal sebagai sahabat Najib yang disukai anggota UMNO. Sementara itu, Jaksa Agung Malaysia Abdul Gani Patail yang memimpin penyelidikan kasus 1MDB juga didepak, digantikan Mohamed Apandi dengan alasan kesehatan. Surat kabar Wall Street Journal bulan ini melaporkan penyelidikan uang senilai USD 700 juta yang masuk ke rekening pribadi Najib. Namun, Najib membantah tuduhan itu dan merasa telah difitnah. 1MDB juga menepis telah mengirim uang kepada Najib.

Pengganti Gani, Apandi, merupakan mantan hakim pengadilan federal yang memiliki hubungan kuat dengan UMNO. Perombakan ini dinilai sebagai strategi Najib untuk mengukuhkan kekuasaannya. ”Pelengseran Muhyiddin dan Gani akan dilihat sebagai sikap putus asa Najib,” kata ahli politik dari Universitas Malaya, Terence Gomez, dilansir AFP .

”Saya curiga tim Gani memiliki bukti yang cukup kuat untuk melayangkan tuntutan terhadap aktor di balik 1MDB yang kemungkinan melibatkan perdana menteri,” sambungnya.

Muh shamil
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved