Calon Diisolasi Dua Hari

Selasa, 28 Juli 2015 - 08:13 WIB
Calon Diisolasi Dua...
Calon Diisolasi Dua Hari
A A A
JAKARTA - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) memutuskan mengisolasi 48 calon selama dua hari di Gedung Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kementerian Kesehatan.

Langkah ini bagian dari ujian untuk mengetahui ketahanan capim KPK terhadap tekanan. ”Kita juga mendesain tes untuk menilik kemampuan mereka jadi pimpinan KPK ke depan sehingga kepribadian mereka yang sudah ada, apakah cocok atau tidak, yang tahan stres, yang tidak agresif kepada teman wartawan atau kolega atau pihak lain di luar KPK,” ungkap anggota Pansel Capim KPK Supra Wimbarti di Jakarta kemarin.

Setelah melewati dua tahap sebelumnya, kemarin 48 capim KPK menghadapi ujian profile assessment yaitu suatu proses untuk mengetahui kemampuan seseorang terhadap suatu kompetensi berdasarkan bukti- bukti. Tes ini pun melibatkan lembaga Quantum HRM Internasional. Rangkaian tes ini dilakukan untuk memenuhi kriteria profil calon pimpinan KPK yang lebih baik. Menurut Supra, ada dua hal yang akan dicari dalam tes ini. Pertama, penggalian karakter pribadi calon pimpinan KPK.

Menurut dia, dalam tes ini akan bisa dilihat karakter pribadi masing- masing ketika dihadapkan pada situasi sulit apakah bisa berpikir jernih atau tidak. Kedua, potensi diri termasuk kecerdasan dalam merespons dengan cepat dan tepat dalam sebuah masalah. ”Kita akan melihat sampel perilaku selama dua hari ini, jadi mereka kita berikan stimulus. Kemampuan mereka akan keluar dari pikir, rasa, dan kekuatan tubuh,” paparnya.

Ketua Pansel Capim KPK Destry Damayanti mengatakan, seleksi ini merupakan seleksi personality dari calon pimpinan KPK. ”Tahap pertama dan kedua itu lebih kepada kemampuan. Kalau tahap ketiga sekarang, itu personality . KPK ke depan banyak tantangan karena pemberantasan korupsi tidak mudah,” ujar Destry.

Dia juga mengatakan, calon pimpinan KPK juga diminta menyerahkan surat pernyataan asli bahwa mereka bersedia profil diri dipublikasikan kepada trackers yang sudah ditunjuk.

Hasyim ashari
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved