HT: Negara Harus Bisa Melindungi Anak

Sabtu, 25 Juli 2015 - 11:32 WIB
HT: Negara Harus Bisa...
HT: Negara Harus Bisa Melindungi Anak
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menyatakan bahwa negara harus bisa melindungi anak dalam berbagai hal. Baik dari sisi kesehatan, terlindungi dari kekerasan, dan menjamin pendidikan dengan kualitas yang baik. ”Anak-anak adalah masa depan kita, masa depan bangsa ini.

Mereka harus mendapatkan yang terbaik dari kita semua, termasuk dari negara,” ujar HT, Kamis (23/7). HT menegaskan, ada tiga hal yang harus menjadi perhatian pemerintah. Pertama , kesehatan anak. Data Kementerian Sosial menyebutkan ada sekitar 5,4 juta balita mengalami gizi buruk. Bahkan, secara umum, data Food and Agriculture Organization (FAO) menyebutkan ada sekitar 19,4 juta jiwa masyarakat Indonesia kelaparan setiap harinya.

”Pemerintah harus bisa mewujudkan zero hunger . Jangan ada lagi yang kelaparan di negeri yang berkelimpahan ini,” kata HT. Kedua, lanjut HT, anakanak Indonesia juga harus terlindungi dari berbagai kekerasan. Mengutip data Kemensos sekitar 7 juta anak mengalami kasus kekerasan fisik, sedangkan 2,6 juta anak lainnya mengalami kekerasan emosional.

”Anak-anak juga harus terlindungi dari berbagai kekerasan. Tidak hanya terlindungi secara fisik, tapi juga terlindungi dari kekerasan verbal terhadap mereka,” tutur ayah lima anak itu. Ketiga adalah persoalan pendidikan. Salah satunya masalah putus sekolah. Berdasarkan catatan Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal tahun 2014, setidaknya ada 7,39 juta anak putus sekolah.

Salah satu penyebabnya adalah kemiskinan. Akibat ekonomi keluarga yang tidak mendukung dan mahalnya biaya pendidikan, jutaan anak tidak bisa mengenyam pendidikan, karena kondisi perekonomian keluarga pula mereka terpaksa bekerja. Selain kemiskinan dan keharusan bekerja untuk menopang ekonomi keluarga, pernikahan usia dini juga menjadi pemicu tingginya angka putus sekolah di Indonesia.

”Anak-anak juga harus terjamin kualitas pendidikannya,” ungkap HT. Selain itu, akses terhadap pendidikan juga harus menjadi perhatian pemerintah. Pria asal Surabaya itu mengatakan bahwa pemerintah harus segera mengatasi berbagai persoalan anak dengan kebijakan yang tepat sasaran. ”Anak Indonesia memiliki hak untuk dilindungi negara. Dari sisi kesehatan, terlindungi dari kekerasan dan terjamin pendidikannya,” tegas HT.

Raka mahesa
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved