Pansel Minta Masukan Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2015 - 10:07 WIB
Pansel Minta Masukan...
Pansel Minta Masukan Masyarakat
A A A
JAKARTA - Panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat menelusuri dan memberikan masukan atas rekam jejak 48 capim yang lolos seleksi tahap kedua.

Juru Bicara Pansel Betti S Alisjahbana menyatakan, masukan dari masyarakat menjadi bahan penting untuk mendukung penilaian terhadap para capim. Apalagi, 48 capim yang lolos tahap kedua akan mengikuti tahap ketiga yakni profile assessment (penilaian pribadi) di Pusdiklat Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, 27-28 Juli.

Karena itu, pansel berharap masyarakat proaktif memberikan masukan atas rekam jejak capim. Tapi, masukan itu harus berdasarkan data hasil penelusuran dan bisa dipertanggungjawabkan. ”Masukan masyarakat itu akan kami perhatikan sepanjang ada data-data pendukung dan nanti bisa dikonfirmasi serta diverifikasi,” kata Betti kemarin.

Dia menuturkan, masukan masyarakat atas rekam jejak 48 capim bisa dikirim melalui situs http://capimkpk.setneg.go.id/ atau lewat surat dengan alamat Sekretariat Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, Kementerian Sekretariat Negara, Gedung 1 lantai 2, Jalan Veteran No 18, Jakarta Pusat 10110. Masukan-masukan masyarakat itu paling lambat 3 Agustus 2015. Betti menambahkan, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan pansel terkait penilaian pribadi.

”Kegiatannya inventory , simulasi, assignment, wawancara, presentasi, dan lain-lain. Tujuannya (profile assessment ) untuk mengukur potensi dan kompetensi masing-masing calon pimpinan KPK,” bebernya. Namun, Betti enggan memprediksi jumlah capim yang akan lolos atau ditargetkan pansel untuk lolos dalam penilaian pribadi. Dia menegaskan, 48 capim akan menandatangani surat pernyataan terkait penelusuran rekam jejak.

”Ada surat pernyataan bersedia mengikuti penelusuran rekam jejak yang perlu ditandatangani capim KPK paling lambat 23 Juli. Lalu, mereka hadir di lokasi pada pukul 07.00 pada 27 dan 28 Juli,” ucapnya. Diketahui, 48 capim terpilih setelah melewati seleksi tes objektif dan makalah kompetensi yang berlangsung di Pusdiklat Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Tujuh di antaranya perempuan, sisanya laki-laki. Dari 48 capim itu terdapat beberapa nama tenar. Mereka di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, plt Wakil Ketua KPK Johan Budi Sapto Pribowo, mantan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mayjen TNI(Purn) HendardjiSoepandji.

Sementara itu, Johan mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi tahapan profile assessment . Selama ini dia hanya mempersiapkan apa yang ada dalam dirinya. ”Ya, selama ini saya sampaikan pengetahuan saya selama di KPK. Ini kan bukan ujian, mau belajar, belajar apaan. Pokoknya ya mengalir saja. Saya juga enggak tahu tesnya seperti apa,” kata Johan.

Sabir laluhu
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved