Moratorium CPNS Tak Ganggu Distribusi Guru

Rabu, 08 Juli 2015 - 10:30 WIB
Moratorium CPNS Tak...
Moratorium CPNS Tak Ganggu Distribusi Guru
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yakin moratorium calon pegawai negeri sipil (CPNS) tidak akan berimbas ke guru sebab Wajib Belajar (Wajar) sedang digalakkan tahun ini.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, dilihat dari data, angka kebutuhan guru tahun ini mencapai 492.765 guru. Kebutuhan guru ini ditutupi dengan keberadaan guru tidak tetap (GTT) yang ada sebanyak 634.494 guru. Selisih antara kebutuhan guru dan GTT ini kurang lebih ada 143.729 guru ditambah dengan guru yang pensiun ada 26.953 guru.

Pranata menyatakan, meski ada moratorium dan masih ada kekurangan guru, tidak akan berdampak besar pada krisis guru. ”Sebab ada program Wajar 12 Tahun dan penuntasan Wajar 9 Tahun 2015 ini. tidak mungkin kita memakai guru swasta untuk memenuhi keduanya itu. Jadi guru tidak mungkin dimoratorium,” katanya di Kantor Kemendikbud kemarin.

Pranata menjelaskan, sesuai dengan Nawacita, pemerintah memang ingin mewujudkan pendidikan gratis hingga jenjang SMA. Karena itu, pemerintah akan membangun 8.000 sekolah baru dan selama lima tahun akan terbangun 40.000 sekolah baru. Setiap sekolah akan membutuhkan guru baru sebagai tenaga pengajar. Belum lagi kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Untuk memenuhi kebutuhan guru ini, dalam waktu dekat Kemendikbud akan berkirim surat ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB). Keduanya akan berkoordinasi untuk mencari solusi dari dua kebijakan tersebut. Pranata menerangkan, kekurangan guru itu bisa dikendalikan dengan distribusi guru.

Kewenangan distribusi guru ada di pemerintah daerah, namun ke depan kewenangan distribusi ini akan dijalankan oleh pemerintah pusat dan daerah. Meski demikian, kekurangan guru yang paling parah ada di Jawa Barat yang mengalami kekurangan guru sebanyak 10.146 guru.

Sementara di Jawa Tengah malah kelebihan 10.000 guru. ”Itu padahal jika guru di Jateng mau dipindahkan ke Jabar masalah kekurangan guru akan selesai. Tapi, faktanya tidak semudah membalikkan tangan. Guru susah diajak pindah,” sesalnya.

Staf Ditjen GTK Kemendikbud Purwadi Sutanto menambahkan, kebijakan moratorium itu sudah ada sejak pemerintahan lalu, namun tidak pernah menyentuh tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. Karena itu, dia mengimbau, seluruh stakeholder pendidikan tidak perlu panik dengan penundaan seleksi CPNS ini sebab substansi moratorium dapat diubah.

Lagipula, pertumbuhan sekolah semakin tinggi dengan ada Wajar 12 Tahun dan Wajar 9 Tahun. Dia yakin pemerintah sekarang tidak akan menutup mata dengan kebutuhan guru PNS bagi sekolah negeri baru.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah menunda seleksi CPNS 2015 karena Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) serta perencanaan kebutuhan pegawai dalam lima tahun belum sepenuhnya diserahkan ke pemerintah. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi bernomor B/2163/M.PAN/06/2015.

Neneng zubaidah
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved