Kembali Absen, Eks Wali Kota Makassar Siap Ditahan

Senin, 06 Juli 2015 - 14:08 WIB
Kembali Absen, Eks Wali...
Kembali Absen, Eks Wali Kota Makassar Siap Ditahan
A A A
JAKARTA - Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin kembali tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK pada hari ini memanggil Ilham untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan instalansi air perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Makassar. Namun, Ilham kembali absen lantaran masih berada di luar negeri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check up.

Pengacara Ilham, Rudi Alfonso mengungkapkan berdasarkan kesepakatan dengan penyidik, kliennya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Kamis 9 Juli 2015 mendatang. Rudi juga menegaskan kliennya siap jika KPK akhirnya melakukan penahanan.

"Kan sudah sepakat diperiksa tanggal 9 Juli. IAS (Ilham Arief Sirajuddin) siap ditahan kalau diperiksa nanti," kata Rudi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (6/7/2015).

Menurut dia, kliennya siap menjalani pemeriksaan apabila sudah selesai berobat di Singapura. Ilham, lanjut dia, kembali ke Tanah Air pada Rabu 8 Juli 2015.

"Dia masih di Singapura lagi habis medical check up. Dia ada sakit tulang yang harus diperiksa tiap tahun. Rabu kembali ke Jakarta," tuturnya.

KPK menetapkan Ilham sebagai tersangka dugaan korupsi sama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar. Status tersangka Ilham sempat dianulir oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan guhatan praperadilan Ilham.

Kemudian KPK kembali menetapkan status tersangka, menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap Ilham.

PILIHAN:

Hakim Tolak Keberatan Tim Hukum Agung Laksono
(dam)
Berita Terkait
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Bangun Kepercayaan Publik,...
Bangun Kepercayaan Publik, KPK: Pemberantasan Korupsi Butuh Ikhtiar Panjang
Ormas Gerah Ingatkan...
Ormas Gerah Ingatkan KPK Jangan Jadi Alat Kekuasaan Kelompok Tertentu
Semester Pertama Bekerja,...
Semester Pertama Bekerja, Dewas KPK Lakukan Tiga Fokus Besar
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved