Saksi Agung Akui Peserta Munas Ancol Tak Punya Kewenangan
Senin, 29 Juni 2015 - 15:29 WIB
Saksi Agung Akui Peserta Munas Ancol Tak Punya Kewenangan
A
A
A
JAKARTA - Saksi yang diajukan pihak Agung Laksono dalam sidang perkara Partai Golkar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta UItara (Jakut) dianggap menguntungkan pihak Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical.
Idrus Marham selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar kepengurusan Ical mengatakan, saksi yang diajukan kubu Agung Laksono mengungkapkan banyak peserta Musyawarah Nasional (Munas) Ancol tidak mempunyai kewenangan.
"Saya kira saksi fakta mereka banyak menguntungkan kita. Mengungkap orang yang hadir di Ancol tidak mempunyai kewenangan," ujar Idrus di PN Jakut, Senin (29/6/2015).
Bahkan ketika mengecek alat bukti bersama tim verifikasi Munas Ancol di hadapan majelis hakim, banyak format mandat peserta Munas yang sama. Ini menandakan, kata Idrus secara tidak langsung kubu Agung Laksono mengamini banyak kesalahan.
"Saya verifikasi dengan tim verifikator mereka, banyak fotmat sama, secara tidak langsung diakui oleh mereka. Majelis hakim hanya ketawa-ketawa saja," ucapnya.
Berdasarkan hasil Munas Partai Golkar di Bali menghasilkan kepengurusan Aburizal Bakrie. Sementara hasil Munas Partai Golkar di Ancol menghasilkan kepengurusan Agung Laksono.
Baca: Yusril Keberatan Kubu Agung Laksono Minta Tambah Saksi Ahli.
Idrus Marham selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar kepengurusan Ical mengatakan, saksi yang diajukan kubu Agung Laksono mengungkapkan banyak peserta Musyawarah Nasional (Munas) Ancol tidak mempunyai kewenangan.
"Saya kira saksi fakta mereka banyak menguntungkan kita. Mengungkap orang yang hadir di Ancol tidak mempunyai kewenangan," ujar Idrus di PN Jakut, Senin (29/6/2015).
Bahkan ketika mengecek alat bukti bersama tim verifikasi Munas Ancol di hadapan majelis hakim, banyak format mandat peserta Munas yang sama. Ini menandakan, kata Idrus secara tidak langsung kubu Agung Laksono mengamini banyak kesalahan.
"Saya verifikasi dengan tim verifikator mereka, banyak fotmat sama, secara tidak langsung diakui oleh mereka. Majelis hakim hanya ketawa-ketawa saja," ucapnya.
Berdasarkan hasil Munas Partai Golkar di Bali menghasilkan kepengurusan Aburizal Bakrie. Sementara hasil Munas Partai Golkar di Ancol menghasilkan kepengurusan Agung Laksono.
Baca: Yusril Keberatan Kubu Agung Laksono Minta Tambah Saksi Ahli.
(kur)