Yusril Jamin Dahlan Iskan Kooperatif Penuhi Panggilan

Rabu, 24 Juni 2015 - 11:27 WIB
Yusril Jamin Dahlan...
Yusril Jamin Dahlan Iskan Kooperatif Penuhi Panggilan
A A A
JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra, Kuasa Hukum mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan membantah, jika kliennya hari ini dipanggil penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung).

Dahlan yang juga mantan Dirut PT PLN dikabarkan bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik di tiga BUMN senilai Rp32 miliar. Yusril menjamin kliennya akan kooperatif memenuhi panggilan penyidik.

"Seperti telah kami tegaskan sejak awal, klien kami akan bersikap kooperatif memenuhi panggilan," ujar Yusril kepada Sindonews, di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Menurut Yusril, dalam kapasitasnya sebagai saksi, kliennya mengklaim akan memberi keterangan kepada penyidik jika sewaktu-waktu dipanggil. Dia berharap pemanggilan Dahlan tidak berbenturan waktunya dengan lembaga lain yang juga membutuhkan keterangan kliennya.

"Namun karena tidak ada panggilan tertulis maupun lisan dari Kejagung, maka klien kami merasa tidak perlu hadir di Kejagung hari ini," ucapnya.

Meski Dahlan Iskan tidak diperiksa hari ini, namun penyidik pada Jampidsus dijadwalkan bakal memeriksa dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo), Agus Suherman dan Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi.

Seperti diketahui, kasus itu bermula setelah sebanyak 16 mobil listrik tidak digunakan. Kemudian keenambelas mobil tersebut ternyata dihibahkan kepada enam universitas yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Riau‎ walaupun tanpa kerja sama.

Ihwal pengusutan kasus ini muncul pula saat Dahlan Iskan menjabat Menteri BUMN tahun 2013 yang menugaskan sponsor pengadaan mobil listrik itu untuk mendukung kegiatan operasional konferensi APEC tahun 2013 di Bali. Namun disinyalir telah terjadi penyimpangan dalam pengadaan mobil listrik tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Peluncuran Mobil Listrik...
Peluncuran Mobil Listrik ALETRA L8 EV pada GJAW 2024
Menhub Saksikan Teknologi...
Menhub Saksikan Teknologi DFSK Gelora E di Bekasi
AION Indonesia Hadirkan...
AION Indonesia Hadirkan Solusi Berkendara Cerdas yang Efisien dan Ramah Lingkungan
1.000 Unit Mobil Listrik...
1.000 Unit Mobil Listrik untuk #PercayaIndonesia Merdeka Polusi
The New Citroën E-C3...
The New Citroën E-C3 All Electric Hadir di Indonesia
Hadir di GIIAS, Sedan...
Hadir di GIIAS, Sedan Listrik AION ES Dibanderol Rp386 Juta
Berita Terkini
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Infografis
Cara Cek Halal MUI Online,...
Cara Cek Halal MUI Online, Jamin Kehalalan Makanan di Restoran Kesayanganmu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved