Menteri Kabinet Kerja Minim Terobosan

Rabu, 17 Juni 2015 - 08:46 WIB
Menteri Kabinet Kerja...
Menteri Kabinet Kerja Minim Terobosan
A A A
JAKARTA - Isu reshuffle menteri Kabinet Kerja timbul tenggelam. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat diisukan akan merombak jajaran menterinya.

Namun setelah prokontra berlalu, wacana perombakan tersebut kembali menghilang. Ketua Kadin Poempida Hidayatullah mengakui, jajaran menteri Jokowi saat ini tidak lagi memiliki gebrakan baru. Padahal, kata dia, kalangan pengusaha sangat menantikan kebijakan pemerintah yang produnia usaha. ”Termasuk perlunya jaminan hukum buat investasi dan sebagainya,” ujarnya pada diskusi bertema ”Menanti Reshuffle” yang diselenggarakan Monitorday.com dan Monday Magazine di Hotel Amos Cozy, Jakarta, kemarin.

Peompida juga mendukung jika Jokowi mengevaluasi kinerja menterinya setelah delapan bulan bekerja. ”Kalau saya setuju dilakukan reshuffle. Namun dalam perspektif pengusaha, saya lebih setuju jika bukan personalnya yang direshuffle, tapi kebijakan-kebijakan para menteri di bidang masing-masing,” ujar politikus Partai Golkar ini. Direktur STIE Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkanna juga mengakui kondisi ekonomi Indonesia tengah terpuruk.

Meski begitu, Mukhaer belum setuju dilakukan reshuffle kabinet dengan alasan para menteri Jokowi belum genap satu tahun bekerja. ”Kalau dilihat dari pertumbuhan ekonomi, memang harus diakui Indonesia tengah terpuruk. Tapi belum waktunya Presiden Jokowi me-reshuffle menterinya saat ini,” ujarnya. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu berpendapat, reshuffle seharusnya tidak diukur dengan masa kerja.

Menurutnya, meski kabinet belum setahun bekerja, atau justru baru berjalan tiga bulan, kalau memang presiden mau melakukan reshuffle tidak ada yang bisa menghalangi. ”Itu hak prerogatif Presiden,” ujarnya. Sementara itu, langkah Jokowi yang memerintahkan para menterinya untuk membuat laporan capaian kinerja diduga merupakan sinyalemen bakal ada reshuffle kabinet.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan menyatakan, jika memang akan ada pergantian menteri, fokusnya sebaiknya pada kementerian bidang ekonomi. ”Tapi ini tergantung Presiden, ini hanya masukan karena PKB tidak ingin Jokowi terjungkal,” ujarnya secara terpisah.

Mula akmal
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved