Akbar Ingatkan Ical Waspada Jelang Pilkada Serentak
Sabtu, 13 Juni 2015 - 22:12 WIB
Akbar Ingatkan Ical Waspada Jelang Pilkada Serentak
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung mengingatkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) untuk mewaspadai beberapa hal dalam rangka persiapan pelaksanaan pilkada serentak akhir tahun ini.
Akbar mencatat ada empat hal yang perlu diperhatikan Ical dalam pelaksanaan pilkada. Yang pertama ialah strategi yang mereka ambil atas persoalan ini.
Kedua, Ical bersama kader Partai Golkar lainnya perlu memperhatikan betul langkah-langkah yang diambil Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono mengenai partai berlogo pohon beringin tersebut.
"Agar waspada betul," kata Akbar dalam sambutannya di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VIII Partai Golkar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (13/6/2015).
Selanjutnya, Akbar juga meminta agar Partai Golkar pimpinan Ical mengetahui betul pernyataan maupun keputusan-keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai peserta pilkada.
"Menkumham dan KPU ini yang akan sangat menentukan keabsahan kita untuk bisa ikut pilkada yang akan datang," terangnya.
Dirinya juga mengingatkan, bahwa Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna H Laoly pernah membuat keputusan yang akhirnya merugikan Partai Golkar yang dipimpin Ical. "Kita punya pengalaman dengan Menkumham," tegasnya.
Oleh karena itu, dia pun meminta agar Ical bersama kader Golkar untuk selalu waspada menjelang pendaftaran calon peserta pilkada serentak.
"Menurut saya mengenai soal pilkada ini penting, agar betul-betul jadi perhatian kita dalam rangka ini faktor yang perlu kita perhatikan, langkah-langkah kita," pungkasnya.
Akbar mencatat ada empat hal yang perlu diperhatikan Ical dalam pelaksanaan pilkada. Yang pertama ialah strategi yang mereka ambil atas persoalan ini.
Kedua, Ical bersama kader Partai Golkar lainnya perlu memperhatikan betul langkah-langkah yang diambil Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono mengenai partai berlogo pohon beringin tersebut.
"Agar waspada betul," kata Akbar dalam sambutannya di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VIII Partai Golkar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (13/6/2015).
Selanjutnya, Akbar juga meminta agar Partai Golkar pimpinan Ical mengetahui betul pernyataan maupun keputusan-keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai peserta pilkada.
"Menkumham dan KPU ini yang akan sangat menentukan keabsahan kita untuk bisa ikut pilkada yang akan datang," terangnya.
Dirinya juga mengingatkan, bahwa Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna H Laoly pernah membuat keputusan yang akhirnya merugikan Partai Golkar yang dipimpin Ical. "Kita punya pengalaman dengan Menkumham," tegasnya.
Oleh karena itu, dia pun meminta agar Ical bersama kader Golkar untuk selalu waspada menjelang pendaftaran calon peserta pilkada serentak.
"Menurut saya mengenai soal pilkada ini penting, agar betul-betul jadi perhatian kita dalam rangka ini faktor yang perlu kita perhatikan, langkah-langkah kita," pungkasnya.
(kri)