BPN Bentuk Tim Percepat Sertifikasi Aset NU

Senin, 08 Juni 2015 - 11:02 WIB
BPN Bentuk Tim Percepat...
BPN Bentuk Tim Percepat Sertifikasi Aset NU
A A A
SURABAYA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan akan membentuk tim khusus untuk mempercepat sertifikasi asetaset milik Nahdlatul Ulama (NU) seperti masjid, musala, madrasah maupun pondok pesantren.

Langkah itu dilakukan untuk melindungi aset-aset NU. ”Bukan tidak menyelamatkan, tapi bagaimana pengadministrasian aset-asetnya,” kata Ferry saat MoU ”Gerakan Penyelamatan Aset-Aset NU” dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, kemarin.

Ferry mengatakan, tim khusus percepatan sertifikasi aset-aset NU ini melibatkan dirjen dan direktur di lingkungan Kementerian Agraria serta PBNU dan pengurus wilayah NU. Untuk saat ini, ada sekitar 8.000 aset yang diajukan Lembaga Wakaf PWNU Jawa Timur (Jatim) kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang agar dilakukan sertifikasi tanah.

”Ini program khusus kami. Ini bukan komersial. Betapa besarnya aset-aset NU. Ini hubungan kolaborasi sinergi kelembagaan. Tanggung jawabnya saya, tapi sehari-hari dirjen. Ini langkah proses perlindungan bagi aset NU,” tuturnya. Ferry berjanji akan terus menginventarisasi seluruh aset NU yang belum besertifikat.

”Mudah-mudahan sebelum muktamar sudah ada hasil inventarisasi aset NU yang belum besertifikat. Nanti kami akan melakukan langkah- langkah perlindungan,” paparnya. Tidak hanya bagi NU, sertifikasi aset juga akan ditawarkan kepada organisasi keagamaan lain seperti PP Muhammadiyah.

Ferry menambahkan, pejabat Bank Islam Internasional (IDB) pernah menyebut kelemahan umat Islam dalam menghimpun potensi yang dimiliki adalah masalah administrasi. Padahal tanah (aset) itu memiliki dimensi emosional dan nilai religius yang sangat tinggi. ”Tanpa administrasi aset, sangat mungkin anak memenjarakan orang tua kandung. Untuk itu, tim bersama nanti tidak akan bergerak sebatas legal, tapi juga menelusuri riwayat aset. Sebab tanah bukan sesuatu yang kosong, tapi ada riwayat yang melatarinya. Kita akan lebih memanusiakan aset,” tandasnya.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengapresiasi langkah Kementerian Agraria yang akan mempercepat sertifikasi aset NU. Menurut dia, ada dua faktor utama penyebab hilangnya aset-aset NU, yakni internal dan eksternal. Untuk di Jatim, ada 8.000 lebih aset NU. Dari jumlah tersebut, yang belum besertifikat sekitar 50%.

Adapun secara nasional, Said mengaku tidak mengetahui secara pasti. ”Bagus. Tapi perlu kesungguh-sungguhan dari pemerintah, NU, dan masyarakat. Ini kerja keras NU, masyarakat; lurah setempat juga siap jadi saksi. BPN akan mengeluarkan sertifikat betulbetul kenal dengan sejarahnya,” ujar dia.

Ketua LWP Jati Mustain mengungkapkan, dalam urusan tanah ada beberapa macam kejadian. Ada sebidang tanah yang sudah memiliki ikrar wakaf, tapi ada juga yang masih ikrar lisan. Karena itu, riwayat aset yang disebut Menteri Agraria itu menjadi penting. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada campur tangan dari orang lain.

”Kendala lain, ahli waris terkadang sudah pindah tanpa diketahui alamatnya. Jadi ada aset NU yang masih atas nama personal dan ada aset yang sudah atas nama organisasi. Di Jatim saat ini tercatat 8.418 bidang dari aset NU yang belum besertifikat,” ungkapnya.

Alfian faizal
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved