Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Online

Jum'at, 05 Juni 2015 - 09:30 WIB
Polisi Bongkar Sindikat...
Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Online
A A A
JAKARTA - Polisi membongkar jaringan yang kerap melakukan transaksi jual-beli narkoba secara online . Dari hasil pengungkapan tersebut, empat orang ditangkap. Dari tangan keempatnya, polisi menyita total 110 gram sabu siap edar, dua set alat isap (bong), kartu ATM, tiga ponsel berbagai merek, dan satu unit tablet.

Terbongkarnya sindikat ini berawal dari penangkapan AA, 27, dan SH, 37, yang tengah mengonsumsi sabu di Kampung Mangga, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, akhir Mei lalu. Dari tangan keduanya disita 10 gram sabu. Ternyata SH yang merupakan ibu rumah tangga beranak satu itu memperoleh sabu dari salah satu toko online . ”Dari situlah kami telusuri dan berhasil membongkar jaringan ini. Akhirnya kami ringkus ML, 35, dan RN, 36, kurir, di Jambi,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Hengki Haryadi kemarin.

ML yang diketahui anak pengusaha terkenal di Kota Jambi ini sudah melakukan transaksi narkoba online sebanyak 39 kali. ML dan RN telah mengedarkan narkoba sejak Desember 2014 ke Jakarta, Bandung, Bali, Timika, Yogyakarta, Solo, Magelang, dan Palu. ”Keduanya memiliki peran masing-masing, ML mencari pelanggan, sedangkan RN bertugas mengantarkan barang hingga ke tempat ekspedisi barang,” katanya.

Kasat Narkoba Polres Tanjung Priok AKP Victor Ingkiriwang menjelaskan, tak hanya narkobajenissabu, MLjugakerap mengirimkan narkoba lainnya seperti ganja dan ekstasi. Selama lima bulan berjualan barang haram itu, ML telah menjual sedikitnya 126 gram sabu, 100 gram ganja, dan 30 butir pil ekstasi dengan nilai transaksi mencapai Rp196,5 juta.

Dalam mengedarkan narkoba, ML dan RN memiliki cara jitu mengelabui standar operasional prosedur (SOP) perusahaan ekspedisi. Keduanya menyelipkan narkoba di bungkus kopi Jambi, remote AC maupun TV, hingga charger handphone. ML juga terbilang licin dalam mengedarkan barang haram selain tidak langsung menjual narkoba kepada sejumlah konsumennya, barang dagangan ML hanyalah alat isap.

”Selama ini pelanggan dan dia tidak saling ketemu, komunikasi hanya melalui jejaringsosial. Awalnya MLhanya menjual alat isap (bong). Namun setelah pelanggannya puas, barang lainnya (narkoba) dia tawarkan,” ujarnya. Menurut kriminolog Universitas Indonesia Yogo Tri Hendiarto, pengiriman narkotika dengan cara online ini merupakan variasi baru dalam mata rantai peredaran narkotika. Pelakunya selalu melakukan inovasi agar praktiknya tidak terendus.

”Motifnya terus berkembang dengan inovasi yang di luar pemikiran orang awam,” ujarnya. Dia menyebutkan Indonesia masih menjadi pasar potensial peredaran narkotika karena permintaannya masih sangat tinggi. Terlebih masih ada beberapa celah yang dimanfaatkan pengedar narkotika untuk mendatangkan narkotika dari luar negeri melalui jalur udara, darat, dan laut.

Yan yusuf/ r ratna purnama
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR Bentuk Panja Pengawasan 3 Kasus Korupsi yang Libatkan Eks Jampidsus
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved